
RSUD Kudus bangun ruang rawat inap kelas VIP senilai Rp91,45 miliar

Kudus (ANTARA) - RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, Jawa Tengah, terus meningkatkan layanan kesehatan dengan membangun gedung baru berlantai enam yang dirancang untuk ruang rawat inap VIP dan VVIP, serta dilengkapi fasilitas hotel dan restoran berkonsep modern.
"Proyek pembangunan gedung baru ini sudah melalui tahap lelang. Sedangkan pembangunan fisik dilaksanakan tahun ini. Saat ini, pemerintah masih menunggu pengumuman pemenang lelang serta masa sanggah sebelum pekerjaan dimulai, yang diperkirakan berlangsung pada awal Mei 2026," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris di Kudus, Sabtu.
Ia mengungkapkan nilai pagu proyek pembangunan gedung tersebut berkisar Rp110 miliar.
Untuk skema pembiayaan, kata Sam'ani dimungkinkan melalui pinjaman, namun tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan rumah sakit. Nantinya, fasilitas yang dibangun diharapkan mampu menghasilkan pendapatan untuk mendukung pengembalian pinjaman.
"Karena ini investasi layanan, diharapkan bisa menghasilkan profit yang kemudian digunakan untuk mencicil kebutuhan pembiayaan," ujarnya.
Pembangunan gedung baru tersebut juga sejalan dengan upaya menghadirkan layanan kesehatan yang ramah dan berkualitas bagi seluruh masyarakat, sebagaimana arahan Prabowo Subianto.
Terlebih, Kabupaten Kudus telah mencapai cakupan Universal Health Coverage (UHC), sehingga mayoritas masyarakat telah terdaftar dalam program BPJS Kesehatan.
"Harapannya pelayanan semakin baik, semakin ramah, dan masyarakat Kudus semakin sehat. Dari sisi usaha, rumah sakit juga tetap bisa memberikan keuntungan," ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana tugas Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Mustiko Wibowo menambahkan hingga saat ini belum ada penandatangan proyek dengan pemenang lelang karena masih ada tahapan setelah pengumuman pemenang lelang ada masa sanggah, surat penunjukan penyedia barang/jasa, baru penandatangan kontrak.
Dari kebutuhan anggaran Rp91,45 miliar, kata dia, RSUD Kudus akan berupaya memenuhi dengan dana BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), meskipun ada skema peminjaman uang ke perbankan.
"Akan tetapi, kami manfaatkan terlebih dahulu sumber pendanaan mandiri dari BLUD RSUD Kudus. Nanti di akhir tahun baru pinjam ke perbankan," ujarnya.
Berdasarkan informasi dari laman pengadaan nasional, proyek konstruksi tersebut dimenangkan oleh PT Gala Tama dari Kota Semarang dengan nilai penawaran sebesar Rp91,45 miliar.
Nantinya, gedung bertingkat enam lantai tersebut dilengkapi tempat parkir dan sarana pendukung lainnya, kemudian lantai I pasar modern, lantai II untuk poliklinik, MCU, dan farmasi, lantai III untuk rehab medik, klinik estetika, dan radiologi, sedangkan lantai IV untuk hotel dan restoran, sedangkan lantai V dan VI sebagai ruang rawat inap VIP maupun VVIP.
Sebelumnya, RSUD Kudus juga membangun gedung stroke dan onkologi yang rampung pada 27 Desember 2025. Sehingga fasilitas layanan semakin lengkap untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
