Kota Surakarta terima bantuan oksigen untuk penanganan COVID-19
Selasa, 10 Agustus 2021 21:12 WIB
Petugas merapikan sebagian bantuan oksigen dari perusahaan swasta untuk Pemkot Surakarta di Kantor Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta. ANTARA/Aris Wasita
Solo, Jateng (ANTARA) - Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah menerima banyak bantuan oksigen dari berbagai pihak untuk penanganan COVID-19 sehingga diharapkan tidak lagi kekurangan kebutuhan vital tersebut.
"Di antaranya ada dari Kementerian Kesehatan dan Kemenko Marves," kata Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Solo, Selasa.
Selain itu, ada pula bantuan perusahaan swasta Shopee. Ia mengatakan untuk bantuan oksigen tersebut di antaranya dalam bentuk iso tank, konsentrator, tabung, dan regulator.
"Konsentrator kemarin ada 1.000, ada bantuan juga dari Shopee," katanya.
Salah satu bantuan oksigen untuk penanganan COVID-19 di Kota Solo juga datang dari Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Surakarta. Sebelumnya, pada Senin (2/8) BI menyerahkan bantuan berupa 200 tabung oksigen berukuran 6 m3 untuk tahap pertama.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Surakarta Nugroho Joko Prastowo mengatakan pemberian bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian BI dalam penanganan pandemi COVID-19 di Surakarta.
"Bantuan tahap pertama ini disalurkan Dinkes Surakarta kepada 16 RS, 17 puskesmas, dan 'public safety center' (PSC) 119," katanya.
Sebagai rincian, PSBI tersebut disalurkan oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta sebanyak tiga kali, yakni pada 1 Agustus 2021 sebanyak 76 tabung oksigen kepada 5 rumah sakit, 2 Agustus sebanyak 24 tabung oksigen kepada 3 RS, dan 3 Agustus 2021 sebanyak 100 tabung kepada 8 RS, 17 Puskesmas, dan PSC 119.
"Di antaranya ada dari Kementerian Kesehatan dan Kemenko Marves," kata Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Solo, Selasa.
Selain itu, ada pula bantuan perusahaan swasta Shopee. Ia mengatakan untuk bantuan oksigen tersebut di antaranya dalam bentuk iso tank, konsentrator, tabung, dan regulator.
"Konsentrator kemarin ada 1.000, ada bantuan juga dari Shopee," katanya.
Salah satu bantuan oksigen untuk penanganan COVID-19 di Kota Solo juga datang dari Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Surakarta. Sebelumnya, pada Senin (2/8) BI menyerahkan bantuan berupa 200 tabung oksigen berukuran 6 m3 untuk tahap pertama.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Surakarta Nugroho Joko Prastowo mengatakan pemberian bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian BI dalam penanganan pandemi COVID-19 di Surakarta.
"Bantuan tahap pertama ini disalurkan Dinkes Surakarta kepada 16 RS, 17 puskesmas, dan 'public safety center' (PSC) 119," katanya.
Sebagai rincian, PSBI tersebut disalurkan oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta sebanyak tiga kali, yakni pada 1 Agustus 2021 sebanyak 76 tabung oksigen kepada 5 rumah sakit, 2 Agustus sebanyak 24 tabung oksigen kepada 3 RS, dan 3 Agustus 2021 sebanyak 100 tabung kepada 8 RS, 17 Puskesmas, dan PSC 119.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Surakarta kembali buka proses seleksi calon pimpinan BLUD Kawasan Wisata Balekambang
08 January 2026 16:54 WIB
3.000 pekerja rentan di Solo dapat jaminan sosial ketenagakerjaan dari APBD
26 August 2025 19:47 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Wakil Ketua DPRD Jateng minta pemda di Jateng perketat pengawasan hewan kurban
15 May 2026 23:13 WIB