23 orang terpapar COVID-19, satu RT di Solo diisolasi
Minggu, 16 Mei 2021 17:22 WIB
Salah satu gang di RT 06/RW 07, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo isolasi sementara waktu. ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Satu wilayah rukun tetangga (RT), yakni di RT 01/RW 07, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, melakukan isolasi karena puluhan warganya terpapar COVID-19.
Ketua RW 07 Ariyanto Rinto di Solo, Ahad, mengatakan penyekatan dilakukan sejak H-1 Lebaran atau tanggal 12 Mei dan rencananya selesai pada 25 Mei 2021. Menurut dia, penyekatan hanya dilakukan pada satu gang yang ada di wilayah tersebut.
"Ada 55 warga yang tinggal di gang tersebut, dari hasil tes usap diketahui ada 23 orang yang terpapar COVID-19," katanya.
Baca juga: 21 orang terpapar COVID-19 klaster Perumahan Pati dirawat di RS
Baca juga: Klaster perumahan di Pati, 56 orang positif COVID-19
Ia mengatakan saat ini seluruh warga yang terpapar dibawa ke Asrama Haji Donohudan untuk menjalani isolasi. Disinggung mengenai awal mula munculnya kluster tersebut setelah adanya kegiatan buka bersama yang diselenggarakan oleh salah satu warga.
"Dia (penyelenggara buka bersama) kebetulan kerja di luar daerah. Dia ini sebelumnya sudah merasakan hilang rasa (indera perasa), tetapi karena orang awam kan tidak paham kalau itu gejala COVID-19," katanya.
Selanjutnya, warga tersebut merasakan tidak enak badan dan menjalani tes usap hingga diketahui yang bersangkutan terpapar COVID-19.
"Akhirnya yang ikut buka bersama mengikuti uji usap semuanya. Totalnya ada 50 yang ikut tes dan diketahui 23 yang kena," katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Sumber Supyanto mengatakan saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta.
"Jadi ini pergerakan warga kami batasi dulu. Hanya satu RT saja, kemarin 20 orang yang kena, itu kan berkembang," katanya.
Ia mengatakan penyekatan sendiri akan dilakukan minimal sepuluh hari ke depan, selanjutnya akan dievaluasi. Menurut dia, jika seluruh kasus sudah dinyatakan negatif COVID-19 maka gang tersebut akan dibuka kembali.
"Tetapi kalau masih ada (yang positif COVID-19) masih akan kami batasi pergerakannya," katanya.
Ketua RW 07 Ariyanto Rinto di Solo, Ahad, mengatakan penyekatan dilakukan sejak H-1 Lebaran atau tanggal 12 Mei dan rencananya selesai pada 25 Mei 2021. Menurut dia, penyekatan hanya dilakukan pada satu gang yang ada di wilayah tersebut.
"Ada 55 warga yang tinggal di gang tersebut, dari hasil tes usap diketahui ada 23 orang yang terpapar COVID-19," katanya.
Baca juga: 21 orang terpapar COVID-19 klaster Perumahan Pati dirawat di RS
Baca juga: Klaster perumahan di Pati, 56 orang positif COVID-19
Ia mengatakan saat ini seluruh warga yang terpapar dibawa ke Asrama Haji Donohudan untuk menjalani isolasi. Disinggung mengenai awal mula munculnya kluster tersebut setelah adanya kegiatan buka bersama yang diselenggarakan oleh salah satu warga.
"Dia (penyelenggara buka bersama) kebetulan kerja di luar daerah. Dia ini sebelumnya sudah merasakan hilang rasa (indera perasa), tetapi karena orang awam kan tidak paham kalau itu gejala COVID-19," katanya.
Selanjutnya, warga tersebut merasakan tidak enak badan dan menjalani tes usap hingga diketahui yang bersangkutan terpapar COVID-19.
"Akhirnya yang ikut buka bersama mengikuti uji usap semuanya. Totalnya ada 50 yang ikut tes dan diketahui 23 yang kena," katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Sumber Supyanto mengatakan saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta.
"Jadi ini pergerakan warga kami batasi dulu. Hanya satu RT saja, kemarin 20 orang yang kena, itu kan berkembang," katanya.
Ia mengatakan penyekatan sendiri akan dilakukan minimal sepuluh hari ke depan, selanjutnya akan dievaluasi. Menurut dia, jika seluruh kasus sudah dinyatakan negatif COVID-19 maka gang tersebut akan dibuka kembali.
"Tetapi kalau masih ada (yang positif COVID-19) masih akan kami batasi pergerakannya," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kasus COVID-19 ditemukan di Batang, pemkab imbau warga terapkan protokol kesehatan
24 December 2023 14:44 WIB, 2023
Wali Kota Semarang minta perketat pengawasan di bandara dan pelabuhan
22 December 2023 8:00 WIB, 2023
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Pemkab Kudus beri jaminan pengobatan gratis bagi peserta PBI JK APBN nonaktif
09 February 2026 14:12 WIB
Pemkot Semarang imbau warga tak panik soal penonaktifan puluhan ribu peserta PBI
06 February 2026 20:58 WIB
UMS kembangkan sistem pengelolaan limbah plastik medis di RS PKU Karanganyar
03 February 2026 16:53 WIB