Logo Header Antaranews Jateng

SPPG Purwosari bantah kematian siswi SMAN 2 Kudus terkait MBG

Selasa, 3 Februari 2026 14:53 WIB
Image Print
Sejumlah tim medis dan ambulans bersiap di SMA Negeri 2 Kudus, Jawa Tengah, saat terjadi dugaan keracunan makanan. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

Jakarta (ANTARA) - Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari mengklarifikasi terkait beredarnya informasi hoaks mengenai meninggalnya salah satu siswi SMAN 2 Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rizza Meiliana Azzahara, yang dikaitkan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Perlu kami sampaikan bahwa informasi yang beredar terkait meninggalnya siswi SMAN 2 Kudus atas nama Rizza Meiliana Azzahara adalah tidak benar. Informasi tersebut hoaks," kata Kepala SPPG Purwosari Nasihul Umam dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Nasihul menjelaskan Rizza diketahui menderita kanker nasofaring sejak duduk di bangku kelas 8 SMP. Kondisi kesehatan tersebut mengharuskan yang bersangkutan menjalani perawatan intensif dan kemoterapi secara rutin di Rumah Sakit Dr Kariadi, Semarang.

Selama tercatat sebagai peserta didik di SMAN 2 Kudus, Rizza hanya sempat mengikuti kegiatan sekolah menjelang pelaksanaan tes pada November 2025.

"Sakit kanker nasofaring sejak kelas 8. Selama di SMAN 2 Kudus hanya masuk menjelang tes November, karena ananda harus kemoterapi di RS Karyadi Semarang," lanjutnya.

Ia menambahkan sejak Januari 2025, Rizza tercatat belum pernah kembali berangkat ke sekolah, sehingga secara otomatis tidak termasuk dalam penerima paket MBG.

"Januari ini yang bersangkutan belum pernah berangkat sekolah, sehingga tidak menerima paket MBG," kata Nasihul.

Nasihul mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terlebih menyangkut kondisi kesehatan dan keselamatan peserta didik.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026