Purbalingga (ANTARA) - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menginformasikan bahwa pasien positif COVID-19 di wilayah setempat bertambah lima orang sehingga total per Kamis sebanyak 112 orang.

"Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Purbalingga bertambah lima orang dari sebelumnya 107 kini total keseluruhan sejak awal penanganan hingga saat ini menjadi 112 orang," kata Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi di Purbalingga, Kamis.

Dia menjelaskan dari 112 orang tersebut 91 di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan diperbolekan pulang, sementara satu orang meninggal dunia dan 20 orang masih dirawat intensif di fasilitas kesehatan.

Baca juga: Pemkab Purbalingga akan gelar operasi terpadu pendisiplinan masyarakat

Menurut Bupati, masih adanya penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 harus menjadi perhatian bagi warga setempat untuk terus memperketat protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19.

"Kami senantiasa mengajak seluruh masyarakat Purbalingga untuk terus berupaya memperketat protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah ini," katanya.

Menurut dia, protokol kesehatan yang ketat merupakan salah satu kunci utama dalam upaya memutus mata rantai penularan virus.

"Kami mengajak masyarakat untuk selalu memakai masker saat beraktivitas, rajin mencuci tangan, menjaga jarak fisik dan tidak berkerumun," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga Hanung Wikantono menambahkan bahwa pihaknya hingga saat ini terus menggencarkan kampanye mengenai pentingnya protokol kesehatan, salah satunya adalah ajakan kepada warga untuk selalu disiplin pakai masker.

"Selain sosialisasi protokol kesehatan Pemerintah Kabupaten Purbalingga juga tengah mengintensifkan operasi tertib masker di seluruh wilayah yang ada di Purbalingga," katanya.

Baca juga: Bupati Purbalingga: Penting, gerakan masyarakat hidup sehat

Dengan operasi tertib masker, kata dia, diharapkan dapat makin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Sementara itu dia menambahkan bahwa pihaknya hingga hari ini masih menggencarkan kegiatan tes usap dan juga tes cepat secara massal guna menemukan dan menelusuri potensi orang tanpa gejala sebagai upaya mencegah penularan virus tersebut di wilayah ini.

"Tes cepat dan tes usap secara massal terus kami laksanakan untuk menemukan dan menelusuri potensi orang tanpa gejala," katanya.


Pewarta : Wuryanti Puspitasari
Editor : D.Dj. Kliwantoro
Copyright © ANTARA 2024