Pertamina terapkan physical distancing di SPBU
Senin, 30 Maret 2020 19:27 WIB
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menerapkan physical distancing di SPBU ANTARA/HO-Pertamina
Semarang (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menerapkan physical distancing atau menjaga jarak fisik serta pembayaran nontunai di SPBU dengan adanya pandemi COVID-19.
Social dan physical distancing kata General Manager Pertamina MOR IV Iin Febrian dalam keterangan persnya di Semarang, Senin, harus selalu diterapkan untuk mencegah penyebaran COVID-19, tidak terkecuali di SPBU.
"Kami menerapkan jaga jarak fisik antarkonsumen dan antara konsumen dengan operator sebagai langkah antisipasi mencegah penyebaran virus tersebut," kata Iin.
Salah satu contoh physical distancing yang telah diterapkan di SPBU yaitu pembatasan jarak 1-2 meter menggunakan safety cone dan tanda silang berwarna hitam untuk menentukan posisi konsumen dan operator.
“Di beberapa lokasi SPBU sudah diterapkan aturan tersebut menyusul beberapa lokasi lainnya yang sedang dalam proses penerapan aturan physical distancing," kata Iin.
Baca juga: Pertamina bantu 250 liter cairan pembersih tangan untuk Trans Semarang
Ia menambahkan konsumen tidak perlu khawatir namun tetap harus patuh dalam menjaga jarak sosial serta fisik.
“Salah satu upaya pencegahan lainnya adalah pembayaran nontunai yang beberapa waktu lalu telah kami imbau. Saat ini Pertamina telah menerima pembayaran nontunai dengan berbagai platform salah satunya melalui aplikasi MyPertamina yang terhubung dengan LinkAja,"tambah Iin.
Demi keamanan dan kenyamanan konsumen, tambah Iin, saat ini operator di seluruh fasilitas Pertamina juga telah dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) berupa sarung tangan, masker dan hand sanitizer sebagai bentuk kewaspadaan terhadap penyebaran COVID-19.
Baca juga: Pertamina sterilkan tabung LPG dengan cairan disinfektan nonkorosif
Baca juga: Cegah penyebaran COVID 19, Pertamina optimalkan layanan pesan antar
Social dan physical distancing kata General Manager Pertamina MOR IV Iin Febrian dalam keterangan persnya di Semarang, Senin, harus selalu diterapkan untuk mencegah penyebaran COVID-19, tidak terkecuali di SPBU.
"Kami menerapkan jaga jarak fisik antarkonsumen dan antara konsumen dengan operator sebagai langkah antisipasi mencegah penyebaran virus tersebut," kata Iin.
Salah satu contoh physical distancing yang telah diterapkan di SPBU yaitu pembatasan jarak 1-2 meter menggunakan safety cone dan tanda silang berwarna hitam untuk menentukan posisi konsumen dan operator.
“Di beberapa lokasi SPBU sudah diterapkan aturan tersebut menyusul beberapa lokasi lainnya yang sedang dalam proses penerapan aturan physical distancing," kata Iin.
Baca juga: Pertamina bantu 250 liter cairan pembersih tangan untuk Trans Semarang
Ia menambahkan konsumen tidak perlu khawatir namun tetap harus patuh dalam menjaga jarak sosial serta fisik.
“Salah satu upaya pencegahan lainnya adalah pembayaran nontunai yang beberapa waktu lalu telah kami imbau. Saat ini Pertamina telah menerima pembayaran nontunai dengan berbagai platform salah satunya melalui aplikasi MyPertamina yang terhubung dengan LinkAja,"tambah Iin.
Demi keamanan dan kenyamanan konsumen, tambah Iin, saat ini operator di seluruh fasilitas Pertamina juga telah dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) berupa sarung tangan, masker dan hand sanitizer sebagai bentuk kewaspadaan terhadap penyebaran COVID-19.
Baca juga: Pertamina sterilkan tabung LPG dengan cairan disinfektan nonkorosif
Baca juga: Cegah penyebaran COVID 19, Pertamina optimalkan layanan pesan antar
Pewarta : Nur Istibsaroh
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bengkel SMK Harapan Mulya Kabupaten Kendal mampu layani setidaknya 200 motor per bulan
16 September 2026 21:04 WIB
Peringati Hari Pelanggan Nasional, Pertamina Enduro gandeng Gojek gelar "Gaspol"
06 September 2026 19:34 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
Menkeu : Belanja negara tahun 2027 tembus Rp4.000 T, pertama dalam sejarah Indonesia
23 September 2026 13:29 WIB
Pemkab Kudus memanfaatkan bantuan CSR Bank Jateng untuk peningkatan UMKM
15 September 2026 22:32 WIB
Rembang terapkan metode tanam PM-AAS dengan harapan dongkrak produktivitas padi
15 September 2026 22:28 WIB