Polres Batang ungkap 4 kasus narkoba dan pencurian kayu
Jumat, 20 Desember 2019 13:43 WIB
Wakil Kepala Kepolisian Resor Batang Kompol Hartono pada kegiatan Konferensi Pers tindak kejahatan hingga menjelang akhir Desember 2019. (Foto: Kutnadi)
Batang (ANTARA) - Kepolisan Resor Batang, Jawa Tengah, melalui operasi yang ditingkatkan sejak awal Desember hingga 19 Desember 2019 mengungkap 4 kasus narkotika dan obat berbahaya dan pelaku pencurian kayu (ilegal loging), serta sekaligus mengamankan para tersangka.
Wakil Kepala Polres Batang Kompol Hartono di Batang, Jumat, mengatakan bahwa pada kasus narkoba ini, polres membekuk para tersangka yaitu Ardes Fernando (33) warga Prabumulih Sumatera Selatan, Nanang Nuris Wanto (22) warga Jombang Jawa Timur, Irfan Choirul Anam (23) Warga Kabupaten Kendal, Yogi (35) warga Kota Semarang, Sigit Sugiharto (40) asal Pati, Bibit Purnomo (50) warga Kediri, Jawa Timur.
"Para tersangka dibekuk polisi di lokasi dan waktu yang berbeda. Selain itu, kami juga mengamankan sebanyak 3,8 gram sabu," ungkapnya.
Baca juga: Polres Batang tanam ratusan pohon trembesi
Ia mengatakan para tersangka narkoba ini akan dijerat Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman lima tahun hingga 20 tahun penjara.
"Saat ini, para tersangka kami amankan di Mapolres Batang sedang barang bukti kami sita untuk bahan penyidikan selanjutnya," ucapnya.
Ada pun pada kasus pencurian kayu, kata dia, polisi mengamankan sebanyak lima tersangka sekaligus barang bukti batang kayu jati berbagai ukuran, dua unit truk.
"Para tersangka pencurian kayu ini kami bekuk di ruas jalan tol wilayah Kecamatan Warungasem," ujarnya.
Sebanyak lima tersangka tersebut adalah pengemudi truk Moch Solikhin (37) sopir, Baitul Amaludin (36), Agus Rokhani (27), M. Alex Wahyudi (23) semuanya warga Kabupaten Jepara, serta Andrian(23) warga Kabupaten Kudus.
"Tersangka mengangkut kayu jati tanpa surat sahnya hasil hutan. Polisi mengamankan 1 unit truk berisi 21 batang kayu jati dan satu truk lagi mengangkut 24 batang kayu jati berbagai ukuran," katanya.
Baca juga: 5.538 botol minuman beralkohol dimusnahkan
Wakil Kepala Polres Batang Kompol Hartono di Batang, Jumat, mengatakan bahwa pada kasus narkoba ini, polres membekuk para tersangka yaitu Ardes Fernando (33) warga Prabumulih Sumatera Selatan, Nanang Nuris Wanto (22) warga Jombang Jawa Timur, Irfan Choirul Anam (23) Warga Kabupaten Kendal, Yogi (35) warga Kota Semarang, Sigit Sugiharto (40) asal Pati, Bibit Purnomo (50) warga Kediri, Jawa Timur.
"Para tersangka dibekuk polisi di lokasi dan waktu yang berbeda. Selain itu, kami juga mengamankan sebanyak 3,8 gram sabu," ungkapnya.
Baca juga: Polres Batang tanam ratusan pohon trembesi
Ia mengatakan para tersangka narkoba ini akan dijerat Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman lima tahun hingga 20 tahun penjara.
"Saat ini, para tersangka kami amankan di Mapolres Batang sedang barang bukti kami sita untuk bahan penyidikan selanjutnya," ucapnya.
Ada pun pada kasus pencurian kayu, kata dia, polisi mengamankan sebanyak lima tersangka sekaligus barang bukti batang kayu jati berbagai ukuran, dua unit truk.
"Para tersangka pencurian kayu ini kami bekuk di ruas jalan tol wilayah Kecamatan Warungasem," ujarnya.
Sebanyak lima tersangka tersebut adalah pengemudi truk Moch Solikhin (37) sopir, Baitul Amaludin (36), Agus Rokhani (27), M. Alex Wahyudi (23) semuanya warga Kabupaten Jepara, serta Andrian(23) warga Kabupaten Kudus.
"Tersangka mengangkut kayu jati tanpa surat sahnya hasil hutan. Polisi mengamankan 1 unit truk berisi 21 batang kayu jati dan satu truk lagi mengangkut 24 batang kayu jati berbagai ukuran," katanya.
Baca juga: 5.538 botol minuman beralkohol dimusnahkan
Pewarta : Kutnadi
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Batang gencarkan program pendidikan kesetaraan bagi anak-anak putus sekolah
05 May 2026 11:31 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Kemenag Pati cabut izin Ponpes Ndolo Kusumo buntut kekerasan seksual terhadap santriwati
07 May 2026 20:41 WIB
Polresta Pati : Dugaan pelecehan Ustadz AS pengasuh ponpes pada santri sejak 2020-2024
07 May 2026 19:18 WIB
Mantan Direktur Syariah Bank Jateng didakwa kasus dugaan korupsi Rp27,7 miliar
07 May 2026 19:13 WIB