Antisipasi rob, Pemkab Pekalongan tutup Sungai Mrican
Selasa, 15 Oktober 2019 20:34 WIB
Bupati Pekalongan, Jateng bersama rombongan meninjau proyek penaggulangan rob serta penutupan Sungai Mrican di Kecamatan Wonokerto. (FOTO ANTARA/ Kutnadi)
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menutup aliran Sungai Mrican, Kecamatan Wonokerto guna mendukung pembangunan tanggul penanggulangan rob yang ditargetkan selesai pada akhir Desember 2019.
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi di Pekalongan, Selasa, mengatakan bahwa selama ini sumber rob yang terjadi di wilayah Kecamatan Wonokerto adalah tingginya volume air Sungai Mrican.
"Oleh karena itu Sungai Mrican kami tutup. Ini upaya kita untuk mengantisipasi terjadinya rob di wilayah Kecamatan Wonokerto," katanya.
Ia menyampaikan ucapan terima kasih pada warga, khususnya para pemilik kapal yang secara sadar memindahkan kapalnya yang berada di aliran sungai tersebut.
"Penutupan Sungai Mrican mendapat dukungan dari para nelayan karena nantinya kondisi lingkungannya akan bersih dan tidak terjadi rob," katanya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Sirhan mengatakan penutupan Sungai Mrican bisa berjalan dengan lancar tanpa ada protes dari warga setempat.
"Saat ini, semua kapal sudah dipindah, tinggal yang rusak dan bocor yang belum dipindah. Ada 65 kapal nelayan yang berada di sungai itu sudah dipindahkan," katanya.
Baca juga: Rob menjadi kendala pengembangan kawasan wisata pantai Pekalongan
Menurut dia, para nelayan sudah memindahkan kapalnya ke tambatan sementara di muara sungai yang dibuatkan oleh pelaksana proyek tanggul penaggulangan rob.
"Adapun penutupan Sungai Mrican ini, diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu bulan," katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro mengatakan peninjauan proyek tanggul rob itu juga terkait rencana penutupan sungai Mrican yang sudah mulai dilaksanakan sejak 7 Oktober 2019.
"Sesuai kesepakatan, Pemkab Pekalongan menangani masalah sosial enginering sehingga penutupan sungai itu disampaikan kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat sebelumnya sudah memindahkan kapalnya ke arah muara," katanya.
Baca juga: Pemkab Pekalongan-BBWS Pemali-Juana bekerja sama antisipasi rob
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi di Pekalongan, Selasa, mengatakan bahwa selama ini sumber rob yang terjadi di wilayah Kecamatan Wonokerto adalah tingginya volume air Sungai Mrican.
"Oleh karena itu Sungai Mrican kami tutup. Ini upaya kita untuk mengantisipasi terjadinya rob di wilayah Kecamatan Wonokerto," katanya.
Ia menyampaikan ucapan terima kasih pada warga, khususnya para pemilik kapal yang secara sadar memindahkan kapalnya yang berada di aliran sungai tersebut.
"Penutupan Sungai Mrican mendapat dukungan dari para nelayan karena nantinya kondisi lingkungannya akan bersih dan tidak terjadi rob," katanya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan Sirhan mengatakan penutupan Sungai Mrican bisa berjalan dengan lancar tanpa ada protes dari warga setempat.
"Saat ini, semua kapal sudah dipindah, tinggal yang rusak dan bocor yang belum dipindah. Ada 65 kapal nelayan yang berada di sungai itu sudah dipindahkan," katanya.
Baca juga: Rob menjadi kendala pengembangan kawasan wisata pantai Pekalongan
Menurut dia, para nelayan sudah memindahkan kapalnya ke tambatan sementara di muara sungai yang dibuatkan oleh pelaksana proyek tanggul penaggulangan rob.
"Adapun penutupan Sungai Mrican ini, diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu bulan," katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro mengatakan peninjauan proyek tanggul rob itu juga terkait rencana penutupan sungai Mrican yang sudah mulai dilaksanakan sejak 7 Oktober 2019.
"Sesuai kesepakatan, Pemkab Pekalongan menangani masalah sosial enginering sehingga penutupan sungai itu disampaikan kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat sebelumnya sudah memindahkan kapalnya ke arah muara," katanya.
Baca juga: Pemkab Pekalongan-BBWS Pemali-Juana bekerja sama antisipasi rob
Pewarta : Kutnadi
Editor : Wisnu Adhi Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Pekalongan bentuk satgas percepatan penanganan sampah jadi permasalan masyarakat
27 January 2026 18:53 WIB
Pemkab catat 30 kali terjadi longsor susulan di Bukit Gunung Beser Pekalongan
23 January 2026 17:47 WIB
Pekalongan terdampak banjir, PLN gerak cepat amankan listrik dan salurkan bantuan bagi pengungsi
22 January 2026 13:34 WIB
Pemkot Pekalongan berlakukan penyesuaian sistem belajar karena terdampak banjir
20 January 2026 15:53 WIB