Menaker: Sertifikasi tenaga kerja tolok ukur industri
Rabu, 3 Juli 2019 19:13 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri (ANTARA/Aris Wasita)
Solo (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyatakan sertifikasi tenaga kerja menjadi salah satu tolok ukur di dunia industri agar bisa bersaing di pasar global.
"Sertifikasi penting, saat ini adalah era di mana sertifikasi kompetensi menjadi satu tolok ukur industri di berbagai perusahaan, salah satunya di sektor teknologi informasi," katanya di Solo, Rabu.
Dengan adanya sertifikasi, standar kualitas tenaga kerja sama antara di dalam dengan di luar negeri. Artinya, pencari kerja tidak kesulitan ketika mencari pekerjaan di negara lain.
"Ada dua yang menjadi perhatian, yaitu akses dan mutu dari pelatihan serta akses dan mutu dari sertifikasi. Kita genjot agar pelatihan berkualitas dan dapat sertifikasi berkualitas," katanya.
Ia mengatakan ada tiga tempat yang menjadi tempat untuk memfasilitasi program sertifikasi tersebut, yaitu Balai Latihan Kerja, Sekolah Menengah Kejuruan, dan Politeknik.
"Tiga ini yang digenjot pemerintah untuk mengisi enam sektor utama, di antaranya pariwisata, industri manufaktur, termasuk ekonomi digital," katanya.
Pihaknya juga mendorong peningkatan kualitas SDM melalui program kartu prakerja.
Baca juga: Pemerintah minta masukan terkait revisi UU Ketenagakerjaan
Menurut dia, dalam skema kartu prakerja ada tiga program yang diusung atau disebut dengan "tripple skilling" yaitu "skilling", "upskilling", dan "reskilling".
"Yang 'skilling' itu dari dia (angkatan kerja, red) tidak punya 'skill' (keahlian, red) kami beri program 'skilling' agar memiliki keahlian, bagi mereka yang sudah punya skill tapi ingin meningkatkan kemampuannya ada program 'upskilling'," katanya.
Selanjutnya, dikatakannya, untuk angkatan kerja yang sudah memiliki "skill" tetapi ingin mengubah keahliannya karena kepentingan perusahaan ada program "reskilling".
"Biasanya ini untuk korban PHK (pemutusan hubungan kerja, red)," katanya.
Baca juga: 10.000 tenaga kerja bakal terserap di Batang
"Sertifikasi penting, saat ini adalah era di mana sertifikasi kompetensi menjadi satu tolok ukur industri di berbagai perusahaan, salah satunya di sektor teknologi informasi," katanya di Solo, Rabu.
Dengan adanya sertifikasi, standar kualitas tenaga kerja sama antara di dalam dengan di luar negeri. Artinya, pencari kerja tidak kesulitan ketika mencari pekerjaan di negara lain.
"Ada dua yang menjadi perhatian, yaitu akses dan mutu dari pelatihan serta akses dan mutu dari sertifikasi. Kita genjot agar pelatihan berkualitas dan dapat sertifikasi berkualitas," katanya.
Ia mengatakan ada tiga tempat yang menjadi tempat untuk memfasilitasi program sertifikasi tersebut, yaitu Balai Latihan Kerja, Sekolah Menengah Kejuruan, dan Politeknik.
"Tiga ini yang digenjot pemerintah untuk mengisi enam sektor utama, di antaranya pariwisata, industri manufaktur, termasuk ekonomi digital," katanya.
Pihaknya juga mendorong peningkatan kualitas SDM melalui program kartu prakerja.
Baca juga: Pemerintah minta masukan terkait revisi UU Ketenagakerjaan
Menurut dia, dalam skema kartu prakerja ada tiga program yang diusung atau disebut dengan "tripple skilling" yaitu "skilling", "upskilling", dan "reskilling".
"Yang 'skilling' itu dari dia (angkatan kerja, red) tidak punya 'skill' (keahlian, red) kami beri program 'skilling' agar memiliki keahlian, bagi mereka yang sudah punya skill tapi ingin meningkatkan kemampuannya ada program 'upskilling'," katanya.
Selanjutnya, dikatakannya, untuk angkatan kerja yang sudah memiliki "skill" tetapi ingin mengubah keahliannya karena kepentingan perusahaan ada program "reskilling".
"Biasanya ini untuk korban PHK (pemutusan hubungan kerja, red)," katanya.
Baca juga: 10.000 tenaga kerja bakal terserap di Batang
Pewarta : Aris Wasita
Editor : M Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Petugas PIPP semangat ikuti Sertifikasi Terintegrasi Pembelajaran Service Quality
08 December 2025 17:15 WIB
Kemenkum Jateng Gelar Sertifikasi Pusat Perbelanjaan Berbasis Kekayaan Intelektual
03 October 2025 7:25 WIB
Terpopuler - Tenaga Kerja
Lihat Juga
PLN resmikan HSSE Center, wujudkan operasi distribusi yang green, smart dan resilien
15 February 2026 16:36 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Semarang Majapahit sosialisasikan manfaat program ke nelayan Demak
13 February 2026 17:08 WIB
Disnakertrans Jateng dan BPJS Ketenagakerjaan perkuat sinergi, serahkan santunan ke ahli waris pekerja
12 February 2026 18:38 WIB
BPJS Ketenagakerjaan serahkan klaim JKM ke ahli waris marbot dan pengurus masjid
12 February 2026 18:11 WIB
Sinergi BPJS Ketenagakerjaan bersama DMI lindungi penggiat masjid dan musala
11 February 2026 23:15 WIB
PT Semen Gresik gelar safety challenge dalam rangka Bulan K3 Nasional 2026
11 February 2026 13:24 WIB
Pemkab Batang - PLTU tingkatkan kemampuan teknis nelayan perbaiki mesin kapal
10 February 2026 8:04 WIB
BPJS Ketenagakerjaan - Dinsos Jateng perkuat perlindungan bagi pekerja rentan
28 January 2026 22:39 WIB
Wabup Banyumas: BPJS Ketenagakerjaan berikan perlindungan nyata bagi pekerja informal
28 January 2026 16:46 WIB