Logo Header Antaranews Jateng

PLN resmikan HSSE Center, wujudkan operasi distribusi yang green, smart dan resilien

Minggu, 15 Februari 2026 16:36 WIB
Image Print
Manager PLN UP2D JTY Moh. Khozain menjelaskan sistem kerja HSSE Center kepada peserta peresmian Jumat (13/2). (HO - PLN)

Semarang (ANTARA) - PT PLN (Persero) terus berakselerasi dalam transformasi sistem kelistrikan nasional menuju era baru yang lebih modern, aman, dan berkelanjutan salah satunya dengan meresmikan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) Center bertempat di PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Kota Semarang, pada Jumat (13/2).

Peresmian pusat unggulan (Center of Excellence/CoE) ini ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis oleh jajaran Direksi PLN, yakni Direktur Teknologi, Engineering & Keberkelanjutan Evy Haryadi, Direktur Transmisi & Rencana Bisnis Edwin Nugraha Putra, Direktur Utama (Dirut) PLN Electricity Services (PLN ES) Susiana Mutia, serta jajaran manajemen PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta.

Kehadiran fasilitas ini menjadi tonggak baru dalam upaya PLN memperkuat teknologi, kolaborasi, dan kompetensi sumber daya manusia di bidang operasi distribusi.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, Bramantyo Anggun Pambudi, menegaskan bahwa transformasi ini merupakan respons atas perkembangan sistem kelistrikan yang semakin kompleks.

"Melalui UP2D Jateng & DIY, kami menghadirkan Center of Excellence sebagai pusat penguatan teknologi, kolaborasi, dan kompetensi operasi. Implementasi ini didukung integrasi beberapa pusat kendali seperti Distribution Control Center, Command Center, dan HSSE Center yang saling terhubung secara digital. Ini adalah lompatan besar kami menuju sistem distribusi yang smart, green, dan resilient," ujar Bramantyo.

Dalam operasional distribusi tenaga listrik, keselamatan kerja menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Berbagai pekerjaan seperti pemeliharaan jaringan Tegangan Menengah (TM) dan Tegangan Rendah (TR), pasang baru atau perubahan daya, pelayanan teknik, hingga pekerjaan di gardu induk sisi 20 kilovolt (kV) memiliki potensi risiko tinggi yang harus dikendalikan secara ketat.

Sebagai bentuk pengawasan mutakhir, HSSE Center yang baru diresmikan ini dirancang sebagai pusat pemantauan pekerjaan lapangan secara real-time. Fasilitas ini memastikan seluruh aktivitas, baik yang dilakukan oleh unit internal maupun mitra kerja, berjalan sesuai standar HSSE yang tinggi dan terukur.

Inovasi terkini turut dihadirkan untuk mendukung fungsi pengawasan tersebut, yaitu perangkat "KOPER" (Komunikasi & Power Portable) CCTV. Alat keselamatan ini merupakan CCTV portabel bertenaga mandiri yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan atau _Artificial Intelligence_ (AI).

Terintegrasi langsung dengan HSSE Center, perangkat KOPER CCTV memungkinkan pengawasan online secara langsung di lokasi pekerjaan untuk memastikan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), sehingga mampu meminimalkan potensi tindakan tidak aman (_unsafe action_) dan kondisi tidak aman (_unsafe condition_).

Tidak hanya itu, keunggulan HSSE Center juga terletak pada integrasinya dengan sistem digital operasi, termasuk _Supervisory Control and Data Acquisition_ (SCADA). Keterpaduan ini memungkinkan monitoring kelistrikan dan aspek keselamatan berjalan secara bersamaan dan terkoordinasi.

"Melalui langkah strategis ini, PLN UP2D Jateng & DIY menegaskan komitmennya dalam mewujudkan operasional distribusi yang andal, aman, dan berorientasi pada _zero accident_. Kami percaya, teknologi dan pengawasan ketat adalah kunci untuk melindungi insan PLN serta aset perusahaan demi pelayanan terbaik bagi masyarakat," tutup Bramantyo.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026