
Menlu Australia Kagumi Candi Borobudur

Menlu Australia yang datang bersama istrinya Hellena Carr dan didampingi Direktur UNESCO Kantor Jakarta, Hubert gijzen tersebut menyatakan kekagumannya terhadap pahatan relief dinding candi yang halus.
Bob Carr mengaku takjub terhadap candi peninggalan Agama Buddha dari Wangsa Syailendra tersebut.
Menurut dia, kedatangan ke Borobudur merupakan kunjungannya yang pertama kali.
Saat mengelilingi bangunan candi, dia menanyakan setiap detail kepada pemandu yang mendampinginya, seperti tahun berapa Candi Borobudur dibangun, tanaman apa saja yang terdapat pada relief.
Pemandu dari Arkeologi UGM Yogyakarta, Nia menjelaskan meskipun kisah-kisah agama Buddha berasal dari India, namun dalam relief yang terdapat di dinding candi menggambarkan lingkungan di Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Bob Carr juga menanyakan apakah pada saat Gunung Merapi meletus, Candi Borobudur terkena dampaknya.
Ia juga menanyakan bagaimana cara membersihkan candi tersebut dari abu vulkanik Merapi.
Bob Carr menilai proses pembersihan candi sangat rumit karena harus membongkar lantai candi.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
