Logo Header Antaranews Jateng

Hadir di Parade Film Udinus #3, Joko Anwar bagikan tips sinema minim budget

Senin, 8 Juni 2026 08:12 WIB
Image Print
Sutradara Joko Anwar saat menjadi pembicara pada (ANTARA/HO-Udinus)

Semarang (ANTARA) - Sutradara Joko Anwar menghadiri festival tahunan bertajuk "Parade Film Udinus #3" yang digelar Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) melalui Himpunan Mahasiswa Film dan Televisi (HM FTV).

Agenda yang berkolaborasi dengan Jakarta World Cinema (JWC) dalam ajang KlikFilm Short Movie Competition 2026 itu berlangsung 4–6 Juni 2026, mengingat Udinus salah satu perguruan tinggi yang memiliki Program Sarjana Terapan FTV, yang juga sudah terakreditasi ‘Unggul’.

Pada kesempatan itu, salah satu sutradara paling berpengaruh di Indonesia tersebut hadr sebagai pembicara membagikan ilmu berharga tentang strategi menyiasati proses syuting dengan anggaran terbatas yang sering dikenal dengan low budget.

"Masalah anggaran adalah hal lumrah yang dihadapi oleh pembuat film di tingkat mana pun, termasuk saya yang telah aktif berkarier sejak tahun 2005," katanya.

Kuncinya terletak pada kemampuan sineas itu mendesain skenario yang adaptif terhadap ketersediaan dana, serta kepekaan dalam merespons.isu-isu di lingkungan sekitar agar penonton merasa dekat atau relate.

Lebih lanjut, ia memotivasi para mahasiswa Udinus untuk berani terjun ke industri perfilman Indonesia yang kini tengah melesat maju.

Saat ini, sekitar 60 hingga 70 persen penonton bioskop Tanah Air lebih memilih menonton film lokal dibandingkan film impor sehingga membuka peluang hidup yang sangat besar dari dunia sinema bagi generasi muda.

"Bagi teman-teman mahasiswa yang ingin masuk ke industri film dan menjadi seorang filmmaker, pelajari ilmunya secara mendalam di FTV Udinus ini," katanya.

"Setelah itu, teruslah belajar membuat film untuk terus belajar. Karena pada akhirnya, proses membuat film itu sendiri adalah sarana pembelajaran yang terbaik," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula penayangan film pendek yang dikirimkan oleh peserta dari Jawa Tengah hingga Yogyakarta.

Antusiasme terlihat dari masuknya 50 film pendaftar, yang kemudian dikurasi hingga menyisakan 10 film kompetisi terbaik yang terbagi atas 5 karya mahasiswa dan 5 karya pelajar.

Ketua Pelaksana "Parade Film Udinus #3" Fikri Achmad Arminto mengungkapkan bahwa festival itu terdiri dari tiga rangkaian kegiatan dan Focus On bersama sineas lokal Bobby Prasetyo, Kompetisi Pelajar dan Mahasiswa, program Komunitas, FTV Showcase.

"Tahun ini menjadi catatan sejarah baru karena untuk pertama kalinya panitia membuka open submission dengan jangkauan wilayah Jawa Tengah hingga Yogyakarta. Festival ini dibentuk demi menggerakkan roda ekosistem perfilman di Semarang serta Jawa Tengah," katanya.

Rektor UdinusbProf. Dr. Pulung Nurtantio Andono secara khusus memuji tema unik "Nasi Telur" yang dinilai sangat dekat dengan kehidupan mahasiswa perfilman.

"Layaknya makanan sederhana yang kaya gizi, tema ini melambangkan ide-ide kreatif mahasiswa yang tetap tumbuh subur meski di tengah keterbatasan anggaran dan waktu. Saya berharap karya-karya keren ini menjadi legacy berharga bagi lulusan Udinus," katanya.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026