Logo Header Antaranews Jateng

Pemprov Jateng melakukan realokasi Rp200 miliar percepat perbaikan jalan

Senin, 8 Juni 2026 19:38 WIB
Image Print
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. (ANTARA/HO-Pemprov Jateng)

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan realokasi anggaran tahun 2026 sekitar Rp200 miliar untuk perbaikan jalan di berbagai lokasi di wilayah tersebut.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, di Semarang, Senin, mengatakan langkah tersebut untuk mempercepat penanganan perbaikan jalan rusak di wilayahnya supaya mulus kembali.

"Jadi untuk tahun 2026 ini, daripada menunggu anggaran perubahan bulan September, kami membuat perkada (peraturan kepala daerah) untuk menggeser beberapa anggaran yang digunakan untuk pemeliharaan jalan," katanya.

Hal tersebut disampaikannya usai Rapat Evaluasi APBD Tahun 2026 dan Persiapan APBD Perubahan 2026 di Kantor Gubernur Jateng.

Realokasi anggaran tersebut dilakukan untuk menggenjot kembali kemantapan jalan provinsi di Jateng, yang sempat menurun karena musim hujan yang panjang sampai awal tahun 2026.

"Hari ini saya putuskan dengan Wagub, Sekda, dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), bahwa khusus infrastruktur akan kita buatkan perkada," katanya.

Jadi, kata dia, jalan-jalan provinsi yang sekarang kualifikasinya rusak berat dalam waktu dekat akan dilakukan pemeliharaan dan peningkatan.

"Saya ingin 2026 ini kembali ke 2025 bahwa kemantapan jalan provinsi harus 94,4 persen," kata mantan Kapolda Jateng itu.

Ia menjelaskan dana realokasi tersebut diprioritaskan untuk jalan-jalan provinsi yang saat ini kondisinya rusak berat, salah satu contohnya adalah ruas jalan Randublatung-Cepu yang sempat dikomplain oleh masyarakat setempat.

Selanjutnya, perbaikan dilakukan di ruas jalan di wilayah Soloraya, dan ruas Jalan Keling-Kelet di Jepara.

"Memang tidak bisa kita bangun jalan itu 'sakdek saknyet' (seketika). Jadi perlu adanya lelang, perlu adanya penggeseran anggaran, perlu adanya perkada untuk mengubah agar kita tidak melanggar peraturan.," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jateng Henggar Budi Anggoro menambahkan, pada Perkada 2026 ini akan ada alokasi tambahan sekitar Rp200 miliar.

Tambahan anggaran tersebut sudah diplot untuk usulan yang sudah diajukan, dengan titik lokasi sasaran tersebar di seluruh Jateng, termasuk ruas Randublatung-Cepu, Keling-Kelet Jepara, Wonogiri dan Soloraya, dan beberapa titik lainnya.

Berdasarkan perhitungan terakhir, dengan adanya tambahan alokasi sekitar Rp200 miliar dan APBD Perubahan, kemantapan jalan diperkirakan akan kembali pada kisaran 93 persen, bahkan bisa naik menjadi kisaran 95-96 persen..

"Jadi perbaikan jalan rusak di Jawa Tengah melalui dua cara. Pertama, melalui Bidang Bina Marga dengan pengaspalan jalan dua lapis. Kedua, melalui Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) dengan pengaspalan satu lapis. Peningkatan jalan masuknya ke Bidang Bina Marga," katanya.


Baca juga: Empat warga Tiongkok anggota sindikat penipuan ditangkap di kawasan Puri Anjasmoro Semarang



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026