
Pemprov Jateng sebut progres perbaikan jalan Semarang-Godong capai 75 persen

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebutkan bahwa program perbaikan ruas jalan Semarang-Godong, Kabupaten Grobogan, telah mencapai 75 persen.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, di Grobogan, Senin, menargetkan bahwa jalur tersebut bisa dilalui pada H-7 atau tujuh hari sebelum Lebaran 2026.
Ruas jalan Semarang-Godong sebelumnya terputus akibat tanggul jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Grobogan.
Ia memastikan pekerjaan jalan tersebut terus dikebut sehingga dapat dilalui para pemudik saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Guna memastikannya, Luthfi mengecek langsung progres terkini perbaikan ruas jalan sepanjang kurang lebih 60 meter tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, progres perbaikan tanggul yang jebol sudah tertutup dan tinggal menunggu kering atau keras.
Sedangkan untuk perbaikan jalan masih sampai tahap proses perkerasan dasar atau landasan beton, dan perkerasan sedikit mengalami kendala lantaran masih ada rembesan Sungai Tuntang.
"Ini selesai H-7 Lebaran ya. Diakali, penting sudah keras dan bisa dilewati. Setelah sini selesai langsung geser ke jalan kabupaten yang jadi jalur alternatif," katanya di lokasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (DPUPR) Jateng Henggar Budi Anggoro mengatakan bahwa perbaikan ruas jalan putus tersebut dilakukan siang-malam.
"Mudah-mudahan target kita dua minggu ini dapat terselesaikan. Jadi, nanti sebelum Lebaran sudah bisa kita buka lagi untuk aktivitas lalu lintas ataupun pergerakan dari Purwodadi sampai ke Semarang atau sebaliknya," katanya.
Awalnya, kata dia, penanganan jalan yang putus tersebut akan menggunakan jembatan armco, dan sarana jembatan sudah sampai di lokasi.
Namun, kata dia, setelah ditinjau ulang ternyata ada badan jalan lain yang konstruksinya sudah bergeser sehingga bagian itu ikut dihancurkan untuk dibangun kembali menggunakan konstruksi baru permanen.
"Total panjangnya ada 60 meter (badan jalan, red ) yang kita nyatakan hilang. Armco tidak jadi dipasang, tapi dilakukan penanganan permanen dengan pengecoran beton bertulang," katanya.
Sebelumnya, tanggul Sungai Tuntang yang berada di Desa Tinanding, Godong, Grobogan, jebol pada 16 Februari 2026 mengakibatkan ruas jalan Semarang-Godong KM 35 terputus total.
Pada kunjungan terdahulu, Gubernur Jateng sudah meminta kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana agar mempercepat penutupan tanggul jebol.
Selain itu, Luthfi juga mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk segera melakukan normalisasi Sungai Tuntang.
Baca juga: Pemprov Jateng perbaiki 4.870 lokasi jalan berlubang
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
