
KPU Batang sosialisasikan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kerja

Batang (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kerja, Senin.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Batang Khikmatun mengatakan bahwa kegiatan ini melibatkan Pemerintah Kabupaten Batang dan Unit PPA Reskrim Polres Batang.
"Insya Allah, kegiatan sosialisasi ini tidak berhenti di sini. Kami juga akan melanjutkan diskusi bersama narasumber dalam program Ngodecast, podcast resmi KPU Batang," katanya.
Ia mengajak jajarannya aktif terlibat dalam pencegahan kekerasan seksual.
"Jika ada yang menjadi korban, kami berharap jangan pernah sungkan untuk segera melaporkannya. Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan kerja yang sehat, bermartabat, dan aman bagi semua," katanya.
Ia yang didampingi anggota KPU Tarwandi menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pemangku kepentingan guna memperkuat upaya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan KPU.
"Kami berkomitmen menghadirkan ruang kerja yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi langkah penting dalam menjaga integritas kelembagaan," katanya.
Melalui kegiatan ini, KPU meneguhkan komitmennya sebagai lembaga publik yang responsif, humanis, dan berintegritas dengan memastikan nilai-nilai keadilan, kesetaraan, serta perlindungan hak asasi manusia senantiasa terjaga.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Faelasufa mengatakan pentingnya lembaga publik untuk memberikan perhatian serius terhadap isu kekerasan seksual.
TP PKK, kata dia, mengapresiasi inisiatif KPU Batang yang dinilai memiliki kesadaran kelembagaan tinggi terhadap isu sensitif ini.
"Saya antusias dan memberi apresiasi karena KPU konsen terhadap pencegahan kekerasan seksual. Itu adalah nilai plus, layaknya perusahaan-perusahaan internasional yang care (peduli) terhadap perempuan," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
