Logo Header Antaranews Jateng

Polda Jateng siap mengantisipasi dua puncak arus mudik Lebaran 2026

Kamis, 5 Maret 2026 08:47 WIB
Image Print
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto. ANTARA/IC Senjaya

Semarang (ANTARA) - Polda Jawa Tengah menyatakan kesiapan mengantisipasi dua kali puncak arus mudik pada masa angkutan Lebaran 2026.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto di Semarang, Rabu, mengatakan lonjakan pergerakan pemudik yang akan masuk ke provinsi ini pada arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan naik 1,4 hingga 2,1 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Diprediksi puncak arus mudik tahun ini terjadi dua kali, yakni pada 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026," katanya.

Pola gelombang puncak mudik itu, kata dia, tidak terlepas dari kebijakan pemerintah tentang waktu kerja yang lebih fleksibel sehingga masyarakat akan pulang kampung tidak terpusat di satu waktu saja.

Polda Jawa Tengah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, seperti penempatan personel di jalur tol, arteri, serta lokasi-lokasi rawan kepadatan dan kecelakaan.

Selain itu, pos pengamanan dan pos terpadu disiapkan untuk memberi pelayanan cepat kepada masyarakat.

Ia menyebut rekayasa lalu lintas, seperti jalur satu arah dan jalur lawan arah, juga disiapkan dan akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi arus lalu lintas.

Kepada masyarakat yang akan mudik Lebaran, dia mengimbau, untuk menyiapkan diri sejak jauh hari.

"Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan bahan bakar terisi penuh sebelum berangkat. Cek saldo kartu uang elektronik agar tidak terjadi antrean di gerbang tol," katanya.

Baca juga: Polda Jateng bakal kawal truk pengangkut BBM saat arus mudik



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026