
SMP Muhammadiyah PK Kottabarat jadi rujukan studi tiru sekolah dari Pati

Solo (ANTARA) - SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta menjadi rujukan studi tiru sekolah Muhammadiyah dari Kabupaten Pati untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Kunjungan dalam rangka studi tiru tersebut dilakukan oleh Majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Pati yang terdiri dari unsur SD, MI, SMP, SMA, dan SMK Muhammadiyah di Solo, Jawa Tengah, Selasa.
Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pati Drs. Sutowo, M.Pd., menyampaikan tujuan utama kegiatan ini adalah untuk melihat secara dekat sistem manajemen dan program unggulan SMP Muhammadiyah PK.
“Alhamdulillah, kami sudah sampai di SMP Muhammadiyah PK Surakarta bersama keluarga besar FGM Pati. Kami diterima dengan baik dan dijelaskan berbagai hal terkait pengelolaan sekolah. Terima kasih kepada SMP Muhammadiyah PK, semoga makin sukses dan jaya,” katanya.
Rombongan disambut langsung oleh Kepala SMP Muhammadiyah PK Muhdiyatmoko beserta jajarannya. Dalam paparannya, ia membeberkan sejumlah keunggulan sekolah, mulai dari prestasi akademik dan nonakademik, penguatan karakter Islami atau habituasi, hingga pembiasaan ibadah Al Islam dan Kemuhammadiyahan dalam keseharian siswa.
Muhdiyatmoko juga menjelaskan bagaimana perjuangan awal mula mendirikan sekolah hingga menjadi sekolah nomor satu di Solo.
Setelah sesi diskusi, peserta studi tiru diajak berkeliling sekolah untuk menyaksikan langsung aktivitas belajar, budaya sekolah, dan tata kelola sarana prasarana. Selain ke SMP, para peserta studi tiru SD dan MI melakukan kunjungan ke SD Muhammadiyah PK. Sedangkan peserta yang SMA dan SMK melakukan kunjungan ke SMA Muhammadiyah PK.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Pati Dedi Damhudi mengaku terkesan dengan iklim akademis yang ditemuinya di sekolah tersebut.
“Alhamdulillah saya bisa berkunjung ke SMP Muhammadiyah PK. Sekolah bersih dan anaknya disiplin serta mandiri. Hal ini dibuktikan saat proses makan tidak ada yang tercecer dan anak pun mencuci piring sendiri. Waktu salat zuhur berjalan sebagaimana mestinya dan tertib,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai prestasi sekolah tampak nyata dari deretan piala yang dipajang.
“Sekolah ini layak menjadi rujukan studi tiru FGM Kabupaten Pati. Harapan saya, ada sesuatu yang bisa kami ambil dan diterapkan, sebagaimana yang telah dilakukan SMP Muhammadiyah PK Kottabarat,” katanya.
Kunjungan studi tiru ini tidak hanya menjadi ajang bertukar pengalaman, tetapi juga mempererat silaturahmi antar sekolah Muhammadiyah. Dengan semangat kolaborasi dan saling belajar, diharapkan sekolah-sekolah Muhammadiyah di Pati mampu menjadi sekolah yang unggul dan berkemajuan.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
