Logo Header Antaranews Jateng

Kemenkumham ingatkan pentingnya integritas

Jumat, 1 Juli 2022 08:17 WIB
Image Print
Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng A Yuspahruddin. ANTARA/HO-Kemenkumham

Semarang (ANTARA) - Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng A Yuspahruddin mengingatkan pentingnya integritas, karena ilmu pendidikan dan ilmu pengetahuan yang tinggi tidak berarti jika integritasnya rendah, bahkan justru bisa membawa dampak buruk yang luar biasa bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Yuspahruddin di hadapan para alumni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) angkatan 52 yang merupakan kader pemimpin pemasyarakatan.

"Yang paling penting dari semuanya adalah integritas. Percuma kita bicara panjang lebar, pintar, dan rajin, kalau tidak berintegritas. Di antara semua yang saya sampaikan tadi maka anda harus berintegritas. Kalo anda tidak berintegritas maka rusak kita semua," katanya.

Terlebih lagi, kata Yuspahruddin, mereka para alumni Poltekip adalah orang-orang terdidik, kader pemimpin, dan sebagai orang yang dipercaya mampu membawa perubahan.

"Kalau anda tidak berintegritas daya rusaknya semakin tinggi," kata Yuspahruddin saat memberikan arahan di Lapangan Tenis Nusakambangan, Rabu (29/6/2022).

Baca juga: S2 Poltekip didorong terus tingkatkan kualitas diri

Alumni Poltekip Angkatan 52 baru saja selesai menjalani Program Satria Sancaya Karya Dhika selama 6 bulan di Nusakambangan.

Yuspahruddin berharap apa yang mereka dapatkan selama menjalani program itu dapat diimplementasikan di tempat mereka ditugaskan.

"Saya berpesan, ilmu yang ada dapatkan di sini agar dijalankan, dilaksanakan, diimplementasikan di tempat anda bertugas nanti. Saya berharap ini (ilmu), agar diketoktularkan, disebarkan, disampaikan di tempat lain. Pengalaman anda di sini harus disebarluaskan agar menjadi ilmu yang bermanfaat," pesannya.

Senada dengan penyampaian Kakanwil, Sekretaris Ditjen Pemasyarakatan Heni Yuwono mengatakan apa yang didapatkan pada alumni Poltekip Angkatan 52 selama di Nusakambangan akan sangat berguna di lapangan.

Baca juga: Kemenkumham gelar FGD profesi penerjemah

Mantan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jateng itu juga meminta mereka untuk mencintai pekerjaannya.

"Anda harus bangga dengan pekerjaan ini. Betapa banyak orang di luar sana yang sangat menginginkan posisi anda saat ini. Anda harus mencintai pekerjaan sebagai Petugas Pemasyarakatan. Anda adalah ujung anak panah yang membawa Pemasyarakatan yang lebih baik. Anda harus menjadi kader yang membanggakan," kata Heni Yuwono.

Heni Yuwono berharap apa yang telah diperoleh selama Satria Sancaya Karya Dhika selama enam bulan terus dikembangkan dan diimplementasikan.

"Harus belajar dari pimpinan di sini, semangatnya. Harus termotivasi menjadi lebih baik," tutup Heni Yuwono.

Baca juga: Sipir Lapas Slawi terima penghargaan Kalpataru tingkat Jateng



Pewarta:
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026