Logo Header Antaranews Jateng

FEB Unsoed gencarkan sosialisasi investasi pasar modal

Senin, 31 Januari 2022 09:53 WIB
Image Print
Kegiatan sekolah pasar modal desa inklusi Sunyalangu. ANTARA/Dokumentasi Pribadi.

Purwokerto (ANTARA) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggencarkan sosialisasi investasi pasar modal guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat di wilayah setempat tentang produk dan layanan industri keuangan.

"Kami ingin memberikan edukasi dan pemahaman bagi masyarakat mengenai produk-produk investasi dalam pasar modal melalui kegiatan sekolah pasar modal," kata Kepala Galeri Investasi FEB Unsoed Dr. Rio Dhani Laksana melalui siaran pers di Purwokerto, Minggu.

Pihaknya berharap kegiatan sekolah pasar modal tersebut akan menjadi dasar awal kegiatan-kegiatan literasi keuangan dan edukasi yang akan dilaksanakan FEB Unsoed pada tahap selanjutnya.

Baca juga: Pemkab Wonosobo gandeng UI jajaki sekolah pasar modal

Dia mencontohkan bahwa FEB Unsoed baru saja menggelar sekolah pasar modal desa inklusi di Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas, Banyumas, Jawa Tengah guna memberikan edukasi dan pemahaman bagi warga Desa Sunyalangu mengenai produk-produk investasi dalam pasar modal.

"Acara tersebut merupakan kerja sama FEB Unsoed dengan berbagai pihak di antaranya Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Yogyakarta, OJK Kantor Perwakilan Purwokerto, FKIJK, Mandiri Sekuritas dan berbagai pihak lainnya," katanya.

Dia menjelaskan acara sekolah pasar modal desa inklusi di Desa Sunyalangu tersebut diikuti oleh 25 generasi muda yang berdomisili di wilayah setempat.

"Ini merupakan kegiatan lanjutan dari pencanangan desa inklusi Sunyalangu Kabupaten Banyumas oleh Otoritas Jasa Keuangan Kantor Perwakilan Purwokerto," katanya.

Kegiatan sekolah pasar modal desa inklusi Sunyalangu, tambah dia, juga bertujuan memberikan edukasi dasar bagi warga Desa Sunyalangu terkait investasi serta memberikan edukasi tentang investasi saham.

"Bahwa investasi saham dapat dilakukan dengan biaya terjangkau dan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa investasi saham itu mudah. Selain itu juga memberikan edukasi mengenai lembaga-lembaga di pasar modal yang bisa memberikan fasilitas dan perlindungan kepada investor," katanya.

Dia berharap, kegiatan tersebut juga dapat menjadi edukasi awal bagi masyarakat desa sebelum nantinya akan didirikan galeri investasi plus di Desa Sunyalangu.

"Galeri investasi plus tersebut akan berbeda dengan galeri investasi di tempat lain. Galeri ini tidak hanya berfungsi untuk memberikan sosialisasi pasar modal dan industri jasa keuangan di bawah naungan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) tetapi juga mencakup keseluruhan pusat terpadu satu atap dari seluruh produk pasar modal dan produk-produk perbankan lainnya," katanya.

Dia mengatakan kegiatan edukasi mengenai investasi ini dalam periode ke depan akan lebih digiatkan lagi untuk digelar bagi masyarakat umum yang lebih luas guna meningkatkan pemahaman mengenai dunia investasi.

Baca juga: Akademisi: Medsos efektif untuk sosialisasi pasar modal



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026