PSSI batal gelar latihan di Prancis

id timnas Indonesia U 19,PSSI,Turnamen Toulon,Piala Dunia U 20

PSSI batal gelar latihan di Prancis

Gelandang tim Garuda Merah Andre Oktaviansyah (kedua dari kiri) berebut bola dengan penyerang tim Garuda Putih Jack Brown (kedua dari kanan) dalam laga internal tim nasional U-19 Indonesia di Stadion Sloga Mravince, Split, Kroasia, Jumat (23/10/2020). Pertandingan itu berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan Garuda Merah. ANTARA/HO/PSSI

Jakarta (ANTARA) - PSSI akan mencari alternatif negara lain untuk menggelar pemusatan latihan (TC) bagi Tim U-19 setelah rencana terbang ke Prancis guna mengikuti turnamen Toulon batal digelar imbas meningkatnya penularan COVID-19 di wilayah selatan Prancis itu.

"Kita akan mencoba ke negara lain, mungkin Jepang, Belanda, atau negara lain. Kita masih mencari," ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat diskusi virtual, Selasa.

Tim U-19 sebelumnya direncanakan menjalani TC di Prancis pada 8 Desember 2020-22 Januari 2021.Salah satu alasan TC di Prancis karena Timnas U-19 dijadwalkan mengikuti Turnamen Toulon di sana, sebagai salah satu persiapan menuju Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Imbas dari pembatalan turnamen tersebut membuat PSSI dan Pelatih Tim U-19 Shin Tae-yong harus memutar otak dan mesti menyusun ulang program pemusatan latihan.

"Untuk program TC selanjutnya kami akan berdiskusi dengan pelatih Shin Tae-yong serta Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri," kata dia.

Para pemain Tim U-19 sendiri akan kembali ke Indonesia pada Selasa malam setelah menggelar TC di Kroasia sejak akhir Agustus lalu. Mereka akan dikembalikan ke klub masing-masing sembari menunggu arahan selanjutnya soal pemusatan latihan.

Selama menjalani TC di Kroasia, Elkan Baggot dan kawan-kawan dinilai mengalami perkembangan yang pesat. Dari 11 laga uji coba yang mereka jalani di Kroasia, Tim U-19 berhasil mencatatkan lima kemenangan, tiga hasil seri dan tiga kekalahan.

Tim U-19 bahkan tidak pernah takluk dari lawan-lawannya sepanjang bulan Oktober 2020. Total, dari 11 laga uji coba, mereka membuat 19 gol dan kebobolan 17 gol.

"Alhamdulillah perkembangan pemain semakin baik. Bisa dilihat dari performa mereka yang meningkat pada setiap laga uji coba. Mereka harus menjaga terus performa, konsistensi dan jangan cepat puas," kata Iriawan.

Baca juga: Eks Pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan gabung Partai Demokrat
Baca juga: Ini enam stadion untuk Piala Dunia U-20 tahun 2021 termasuk Manahan Solo
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar