Ikut cegah COVID-19, BPJAMSOSTEK Semarang Majapahit terapkan kegiatan promotif preventif

id Bpjs, ketenagakerjaan, bantuan, covid, semarang, majapahit

Ikut cegah COVID-19, BPJAMSOSTEK Semarang Majapahit terapkan kegiatan promotif preventif

Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Semarang Majapahit Imron Fatoni menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan penerima di Semarang, Selasa. ANTARA/HO-BPJAMSOSTEK

Semarang (ANTARA) - BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Semarang Majapahit kembali ikut melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di masyarakat dengan melakukan rangkaian kegiatan promotif dan preventif 2020.

Kepala Kantor Cabang Semarang Majapahit Imron Fatoni menjelaskan kegiatan promotif dan preventif tersebut antara lain pemberian 50 alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di 5 rumah sakit serta 5.000 masker kepada 27 perusahaan, 8 poster dan akrilik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ke 8 perusahaan, serta 33 box multivitamin bagi 7 perusahaan.

Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Semarang Majapahit, Selasa, oleh Kepala Kantor Cabang Semarang Majapahit Imron Fatoni kepada perwakilan penerima dengan tetap menerapkan prosedur kesehatan COVID-19 seperti mencuci tangan dan memakai masker.

"Penyerahan bantuan ini merupakan rangkaian dari kegiatan promotif preventif di tahun 2020 sebagai salah satu upaya membantu pemerintah dalam penanggulangan penyebaran COVID-19," kata Imron Fatoni.

Imron berharap dengan pemberian APD berupa masker kepada rumah sakit dan perusahaan diharapkan dapat menekan perkembangan virus corona atau COVID-19 di area Semarang dan sekitarnya.

Baca juga: BPJAMSOSTEK Semarang Majapahit serahkan bantuan semen dan infaq

Perusahaan yang mendapatkan bantuan, lanjut Imron Fatoni, telah memenuhi kriteria seperti tertib administrasi kepesertaan dan tidak menunggak iuran, telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan paling singkat 3 tahun.

Kriteria lainnya, perusahaan bersangkutan tidak termasuk dalam pemberi kerja daftar sebagian (PDS) tenaga kerja dan program, pemberi kerja melaporkan upah minimal sesuai dengan upah minimum kabupaten/kota, dan masih ada kriteria lainnya yang berhubungan dengan kepesertaan.

"Bantuan ini diberikan kepada perusahaan yang menurut kami sudah sesuai dengan kriteria yang ditentukan atau rumah sakit yang menjadi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK)," kata Imron Fatoni.

Sebelumnya pada bulan Ramadhan, tambah Imron, BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Semarang Majapahit juga telah memberikan bantuan berupa sembako kepada pekerja/buruh yang terkena PHK atau dirumahkan.
Baca juga: BPJAMSOSTEK Semarang Majapahit koordinasi dengan stakeholder via Vicon
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar