Panggah Susanto terpilih secara aklamasi pimpin Golkar Jateng

id panggah susanto,golkar jateng

Panggah Susanto terpilih secara aklamasi pimpin Golkar Jateng

Panggah Susanto. (ANTARA/Wisnu Adhi)

Semarang (ANTARA) - Anggota DPR RI Panggah Susanto terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah periode 2020-2025 pada Musyawarah Daerah Ke-10 yang berlangsung 9-10 Maret 2020 di Hotel Grand Candi Semarang.

Panggah Susanto saat dikonfirmasi di Semarang, Selasa, mengaku telah menyiapkan sejumlah program, salah satunya adalah menyukseskan pilkada di 21 kabupaten/kota Jateng pada 2020.

"Target kami 60 persen lebih dengan bisa mengusung 11 bupati dan wakil bupati, kemungkinan masih bisa nambah. Kami juga harus melakukan persiapan konsolidasi, persiapan pilkada hingga Pemilu 2024," ucapnya.

Baca juga: Musda Golkar Jateng kedepankan musyawarah mufakat

Pada bursa pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Jateng, sempat muncul tiga nama yaitu Panggah Susanto, Juliyatmono (Bupati Karanganyar), dan Wihaji (Bupati Batang).

Wisnu Suhardono selaku Ketua DPD Partai Golkar Jateng periode sebelumnya, mengucapkan selamat atas terpilihnya Panggah Susanto untuk memimpin Golkar Jateng pada lima tahun kedepan.

Dirinya menginginkan agar usai masa jabatannya, dapat diteruskan oleh Ketua DPD Golkar Jateng yang baru.

"Semoga, Ketua Golkar Jateng yang baru dapat terus berkarya dan membawa Golkar menjadi lebih baik. Saya juga meminta maaf, apabila dalam masa tugas, saya melakukan kesalahan, kekurangan baik disengaja maupun tidak," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung yang hadir pada pembukaan Musda Ke-10 mengajak seluruh kader untuk menjayakan kembali partai berlambang pohon beringin itu di tengah kancah perpolitikan.

"Dulu kita pernah jaya menjadi partai terbesar di Indonesia, sekarang mari kita kembalikan kejayaan Partai Golkar seperti di masa lalu untuk masa depan," ujarnya.

Baca juga: Dua kandidat maju pencalonan ketua Golkar Jawa Tengah
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar