Masyarakat Banjarnegara diminta jaga kondusifitas jelang pilkades serentak

id kapolres banjarnegara,aris yudha legawa,pilkades

Masyarakat Banjarnegara diminta jaga kondusifitas jelang pilkades serentak

Kapolres Banjarnegara AKBP Aris Yudha Legawa (dok. pribadi)

Banjarnegara (ANTARA) - Kapolres Banjarnegara AKBP Aris Yudha Legawa mengajak masyarakat menjaga kondusifitas pada pemilihan kepala desa tahun 2019.
 
"Masyarakat kami imbau jaga kondusifitas, siapapun yang terpilih dalam pilkades adalah pilihan masyarakat desa," katanya di Banjarnegara, Rabu.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk menghormati jalannya pemilihan kepala desa dengan tidak melakukan kegiatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban.

"Mari kita menghormati pilihan sesama masyarakat dengan tidak melakukan kegiatan yang negatif dan mengganggu kelancaran proses demokrasi," katanya.

Dia mengatakan jajaran Polres Banjarnegara bersama Kodim 0704 Banjarnegara siap mengamankan pilkades serentak tahun 2019.

"Kami juga siap mengamankan pihak-pihak yang ingin mengganggu jalannya pilkades serentak," katanya.

Sebelumnya, Kabag Ops Polres Banjarnegara Kompol Fauzan Widiarto mengatakan pihaknya menerjunkan 470 personel guna memastikan pilkades berjalan lancar.

"Kami juga mendapatkan bantuan sebanyak 350 personel BKO dari Polda Jawa Tengah," katanya.

Baca juga: Tiga desa di Banjarnegara masuk wilayah rawan konflik pilkades

Dia menambahkan pihaknya siap mengantisipasi timbulnya berbagai gangguan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pemilihan kepala desa.

Pihaknya, kata dia, menerapkan manajemen keamanan yang terpadu, mengerahkan sumber daya yang ada, serta memperkokoh kerja sama secara sinergis dengan berbagai pihak terkait.

Sementara itu, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono juga mengajak masyarakat di wilayah setempat untuk menyukseskan pemilihan kepala desa tahun 2019.

"Kami mengajak masyarakat ikut berperan aktif menyukseskan pilkades dengan menjaga kondusifitas di lingkungan masing-masing," katanya.

Dia juga mengatakan, pemilihan kepala desa merupakan momentum untuk memperkuat partisipasi masyarakat dan konsolidasi demokrasi.

"Dalam agenda pemilihan kepala desa ini masyarakat mempunyai peranan penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah desa," katanya.

Baca juga: Pemkab Batang tolak pilkades serentak melalui e-voting
Baca juga: Polres Banyumas usut kasus judi Pilkades libatkan puluhan warga

Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar