Pekerja di PLTU Batang tewas saat mengelas pipa di dasar laut

id Pekerja tewas, PLTU Batang

Pekerja di PLTU Batang tewas saat mengelas pipa di dasar laut

Ilustrasi. (ANTARA News/Ridwan Triatmodjo)

Batang (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Batang, Jawa Tengah, melakukan penyelidikan kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Batang, Rabu sore.

Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga mengatakan bahwa korban tewas adalah Budi Laksono bin Tonari (28), pekerja PT Swijetty yang sedang melakukan pengelasan pipa di dasar air laut.

"Dugaan sementara, korban tewas karena kondisi air laut keruh sehingga mengakibatkan tabung oksigen yang dibawa Budi Laksono terkontaminasi sehingga menganggu pernapasan korban," katanya.

Ia mengatakan korban mengelas pipa di dasar laut kemudian air mengalami keruh dan kotor yang menyebabkan oksigen terkontaminasi. Kondisi itu mengakibatkan pernapasan korban terganggu dan akhirnya meninggal dunia.

"Faktor air keruh dan oksigen terkontaminasi sehingga menganggu pernapasan korban. Korban meninggal murni karena kekurangan oksigen," katanya.

Baca juga: PLTU Batang uji coba operasional akhir 2019

Ia yang didampingi Kepala Kepolisian Sektor Tulis AKP Gumana mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara, korban tewas akibat kehabisan oksigen karena saluran pernapasan kemasukan air.

"Tidak ditemukan tanda-tanda korban tewas karena unsur penganiayaan. Kendati demikian, kami masih melakukan penyelidikan kasus tewasnya pekerja PLTU itu," katanya.

Ia mengatakan setelah dilakukan visum oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSU)Kalisari Batang, korban sudah diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Korban sudah kami serahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan," katanya.
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar