Logo Header Antaranews Jateng

Polres Batang Usulkan Penambahan Dua Traffic Light

Minggu, 3 Desember 2017 21:05 WIB
Image Print
Ilustrasi Lampu pengatur lalu lintas (Foto antaranews.com)

Batang, ANTARA JATENG - Kepolisian Resor Batang mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menambah "traffic light" di jalur pantura pertigaan Plelen, Kecamatan Gringsing, dan Wonotunggal.

Kepala Polres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga di Batang, Minggu, mengatakan bahwa pertimbangan penambahan dua alat pengatur lalu lintas tersebut karena tingkat kecelakaan di titik tersebut cukup tinggi.

"Kami sering mendapat keluhan maupun permintaan masyarakat agar polisi menambah alat pengatur lalu lintas di lokasi itu. Oleh karena, kami segera mengusulkan permintaan masyarakat pada Dinas Perhubungan Provinsi Jateng untuk menambah dua traffic light itu," katanya.

Menurut dia, pada dua titik jalan pertigaan itu arus lalu lintas kendaraan memang sangat cukup padat terutama di jalur pantura Plelen, Kecamatan Gringsing yang merupakan jalan nasional.

Adapun, kata dia, untuk pada jalan pertigaan Wonotunggal merupakan jalur perekonomian warga sekaligus jalur pertemuan arah berasal dari Bandar menuju ke Kota Batang dan Kota Pekalongan.

"Pada saat jam sibuk, arus lalu lintas kendaraan sangat berbahaya bagi para pengguna jalan karena di jalan pertigaan itu tidak terpasang `traffic light. Sudah banyak kecelakaan terejadi di jalan pertigaan itu, baik di jalur pertigaan pantura Plelen maupun jalan Wonotunggal," katanya.

Sopir angkutan umum, Kustoyo, mengatakan arus lalu lintas kendaraan di pertigaan jalan Wonotunggal memang relatif cukup padat pada saat jam sibuk, seperti sekitar pukul 06.30 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

Kerawanan tingkat kecelakaan di jalur itu, kata dia, juga kondisi jalan dari arah Bandar menuju Kota Batang yang agak menikung.

"Oleh karena, wajar jika masyarakat mengusulkan adanya alat pengatur lalu lintas di pertigaan jalan Wonotunggal sebagu upaya mengantisipasi terjadinya kecelakaan," katanya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026