Logo Header Antaranews Jateng

CommuniTaste 2026 angkat gastronomi sebagai media komunikasi

Jumat, 5 Juni 2026 20:50 WIB
Image Print
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto menggelar CommuniTaste 2026 di Hetero Space Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, 7-9 Juni 2026. ANTARA/Ilustrasi AI/Sumarwoto
CommuniTaste 2026 kami rancang bukan hanya sekadar kegiatan praktikum

Purwokerto (ANTARA) - Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto akan menggelar CommuniTaste 2026 sebagai ruang kolaborasi antara komunikasi, seni, dan gastronomi untuk menghadirkan pengalaman interaktif yang mengangkat kekayaan budaya serta kuliner lokal Banyumas.

Ketua Pelaksana CommuniTaste 2026 Li Ila Barlina Sari di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari praktikum mata kuliah Ilmu Komunikasi, juga dirancang sebagai wadah edukasi dan apresiasi yang mempertemukan berbagai bentuk komunikasi dalam kehidupan sehari-hari.

"CommuniTaste 2026 kami rancang bukan hanya sekadar kegiatan praktikum, juga sebagai representasi kolaborasi komunikasi melalui visual, seni, dan gastronomi dalam satu ruang pengalaman yang interaktif," katanya.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut akan menghadirkan pameran karya mahasiswa, Gastro Trail atau wisata kuliner ke sejumlah lokasi kuliner legendaris dan khas Banyumas, pemutaran film, diskusi interaktif, serta pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Menurut dia, rangkaian kegiatan tersebut disusun untuk menunjukkan bahwa komunikasi tidak hanya hadir dalam bentuk lisan maupun tulisan, melainkan juga dapat diwujudkan melalui makanan, karya visual, dan budaya yang hidup di tengah masyarakat.

CommuniTaste 2026 mengusung tema "The Art of Communication and Gastronomy". Melalui tema tersebut, penyelenggara ingin memperlihatkan bahwa gastronomi tidak sekadar berkaitan dengan makanan, juga menjadi media untuk memahami budaya, identitas, serta nilai sosial yang berkembang dalam kehidupan masyarakat.

Li Ila mengatakan pemilihan tema itu didasarkan pada perkembangan dunia komunikasi yang kini semakin menekankan pengalaman langsung sebagai cara menyampaikan pesan yang lebih bermakna kepada publik.

Dengan demikian, kata dia, masyarakat khususnya generasi muda diharapkan dapat terlibat secara langsung dalam membangun pengalaman melalui kuliner yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

"Setiap makanan memiliki cerita, budaya, nilai sosial, dan identitasnya sendiri," kata mahasiswa angkatan 2023 itu.

Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap pengunjung tidak hanya menikmati berbagai agenda yang disajikan, tetapi juga memperoleh perspektif baru mengenai hubungan antara komunikasi dan gastronomi.

Selain itu, penyelenggara berharap CommuniTaste 2026 dapat meningkatkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya dan kuliner Banyumas, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih mendukung produk dan layanan UMKM lokal.

Ia menambahkan kegiatan itu juga diharapkan menjadi ruang apresiasi, inspirasi, dan kreativitas bagi mahasiswa maupun pelajar untuk mengeksplorasi berbagai bentuk komunikasi melalui pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026