
373 Atlet Ikuti Kejurnas Tenis

Kepala Bidang Pertandingan PB Pelti Susan Budiarto di Magelang, Jateng, Senin, mengatakan bahwa kejurnas itu merupakan event ke-19 dan menjadi kejuaraan tertua di samping kejuaraan Wijoyo Suyono di Surabaya, Tamrin Cup di Jakarta, dan Tekom VIP.
"Turnamen ini sangat dibutuhkan, tidak sekadar untuk meningkatkan prestasi atlet muda, namun juga mematangkan talenta petenis muda," katanya.
Saat ini, PB Pelti fokus untuk meningkatkan pertandingan tidak hanya untuk petenis junior akan tetapi juga senior, baik tingkat regional maupun internasional.
"Dengan banyak menggelar pertandingan semacam ini akan dapat menjaga kualitas permainan bagi petenis senior dan junior," katanya.
Bupati Magelang Zaenal Arifin saat membuka kejurnas tersebut, mengemukakan pentingnya pembinaan keolahragaan nasional, termasuk cabang tenis.
Prestasi yang diperoleh melalui kejurnas, katanya, sebagai barometer keberhasilan pembibitan dan pembinaan atlet.
"Prestasi seorang atlet diperoleh dari kerja keras dan proses panjang, dan bukan karena keberuntungan. Hanya atlet yang terbaik yang mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, berlatih dengan tekun dan serius, serta fokus pada tujuan yang akan meraih prestasi terbaik," katanya.
Pembukaan kejurnas tersebut berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) New Armada Kabupaten Magelang.
Kejuaraan mempertandingkan kelas tunggalputra dan putri, dengan kelompok umur 10, 12, 14, 16, dan 18 tahun.
Para peserta kejuaraan berasal dari berbagai daerah, antara lain Jateng, Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Riau, Papua, sejumlah provinsi di Pulau Sumatra dan Kalimantan.
Pewarta: M Hari Atmoko
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
