Logo Header Antaranews Jateng

Kejurnas tenis junior Tugu Muda Cup kembali digelar Kota Semarang

Kamis, 21 Mei 2026 20:56 WIB
Image Print
Ketua Panitia Kejurnas Tenis Tugu Muda Cup 2026 Prof Masrukhi, didampingi Ketua Pelti Jateng Samarinda, dan jajaran terkait saat konferensi pers, di Semarang, Kamis (21/5/2026). ANTARA/Zuhdiar Laeis

Semarang (ANTARA) - Kejuaraan Nasional Tenis Junior Tugu Muda Cup yang dikenal sebagai turnamen legendaris di Kota Semarang kembali digelar tahun ini, tepatnya pada 22–27 Juni 2026, dengan estimasi diikuti 450 atlet.

Ketua Panitia Kejurnas Tenis Tugu Muda Cup 2026 Prof Masrukhi mengatakan Tugu Muda Cup bukan sekadar agenda olahraga tahunan, namun memiliki sejarah panjang dalam melahirkan petenis nasional, salah satunya legenda tenis Indonesia, Yayuk Basuki.

Ia menjelaskan kejurnas yang telah berlangsung sejak 1987 tersebut sempat vakum beberapa tahun, dan mulai 2025 digelar lagi dengan jumlah peserta mencapai 298 peserta.

Untuk tahun ini, turnamen legendaris itu disiapkan lebih besar dengan target diikuti ratusan atlet muda dari berbagai wilayah di Indonesia.

"Tahun lalu dilaksanakan (bulan, red.) Oktober, ternyata kurang tepat karena tidak musim liburan sekolah. Tahun ini kami gelar 22 sampai 27 Juni," kata Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) tersebut.

Karena digelar saat musim liburan sekolah, kata dia, jumlah peserta tahun ini diperkirakan melonjak hingga 450 atlet, dan diprediksi lonjakan pendaftaran akan terjadi menjelang penutupan pendaftaran.

Dalam kejurnas kali ini mempertandingkan kelompok umur 8, 10, 12, 14, 16, dan 18 tahun, dengan lokasi pertandingan tersebar di sejumlah lapangan tenis di Kota Semarang dengan total 14 lapangan yang digunakan.

Lapangan Tenis Unity dipakai untuk kategori KU 8 dan 10 tahun, pertandingan KU 12 dan 14 berlangsung di kawasan Jatidiri. Adapun kategori KU 16 digelar di Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan KU 18 di Unimus.

Penyelenggaraan Tugu Muda Cup 2026 melibatkan kolaborasi berbagai pihak, mulai Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jawa Tengah, KONI Jateng, hingga sejumlah perguruan tinggi di Semarang, seperti Universitas Diponegoro (Undip), Unnes, Unimus, dan Udinus.

Para wasit bersertifikat nasional juga dilibatkan untuk menjaga kualitas pertandingan sekaligus mendukung pembinaan atlet muda secara terukur.

Ketua Pelti Jateng Samarinda mengatakan bahwa ajang olahraga seperti Tugu Muda Cup menjadi wadah penting dalam melahirkan bibit-bibit atlet tenis potensial dari berbagai daerah.

Dengan kesiapan penuh, kata dia, diharapkan Kejurnas Tenis Junior Tugu Muda Cup berjalan sukses, lancar, dan memberikan dukungan penuh untuk kemajuan dunia olahraga di tanah air, khususnya tenis.

"Terciptanya event olahraga tahunan berskala nasional ini, juga dipastikan meningkatkan reputasi Kota Semarang sebagai kota olahraga," katanya.

Wakil Ketua Pelti Jateng Soedjatmiko menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga keberlangsungan Tugu Muda Cup agar terus digelar setiap tahun.

Bahkan, kata dia, sejumlah provinsi luar Jawa, seperti Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat mulai menjalin komunikasi untuk ikut ambil bagian dalam turnamen tahun ini.



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026