Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menegaskan bahwa pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tingkat sekolah dasar negeri berlangsung transparansi dan tanpa praktik kecurangan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudibyo di Batang, Selasa, mengatakan pihaknya mewajibkan seluruh proses pendaftaran SPMB dilakukan secara daring dan menjamin tidak akan ada praktik kecurangan atau siswa titipan dari pihak mana pun.
"Langkah berani ini diperkuat dengan penandatanganan pakta integritas oleh jajaran forum komunikasi pimpinan daerah dan dinas terkait untuk memastikan proses seleksi berjalan bersih dan transparan," katanya.
Ia yang didampingi Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Batang Nurlaili Endahwati mengatakan komitmen ini merupakan aturan mutlak yang wajib dipatuhi.
"Sebelum pelaksanaan SPMB memang kita sudah melakukan pakta integritas yang harus dilaksanakan sesuai dengan apa tahapan, tidak ada penyelewengan, atau tidak ada titip-titipan seperti itu dari siapapun," katanya.
Dia menjelaskan pada sistem penerimaan murid baru untuk tingkat sekolah dasar kini sepenuhnya bermigrasi ke ruang digital.
Langkah tersebut, kata dia, diambil untuk mempermudah pemetaan sekaligus menutup celah permainan di lapangan.
"Untuk mulai tahun ini, sistem penerimaan murid baru memang kita laksanakan secara online. Ya, baru tahun ini," katanya.
Baca juga: Pemkab Batang serukan hidupkan kembali semangat gotong royong