Logo Header Antaranews Jateng

Ribuan anak RA Temanggung melukis di gerabah untuk belajar mencintai alam

Selasa, 2 Juni 2026 16:29 WIB
Image Print
Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna mendampingi anak-anak menggambar di gerabah di Temanggung, Selasa (2/6/2026). ANTARA/Heru Suyitno

Temanggung (ANTARA) - Sebanyak 1.300 anak raudatul atfal (RA) berasal dari 190 lembaga pendidikan menggambar di gerabah untuk belajar mencintai alam di area Pikatan Water Park, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna di Temanggung, Selasa, menyampaikan kegiatan semacam ini penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Kegiatan yang digelar Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Temanggung tersebut selain menjadi ajang melukis juga kesempatan anak-anak belajar di luar kelas sambil bermain, berkreasi, dan mengenal lingkungan sekitar.

Menurut dia, melukis gerabah dapat melatih motorik halus, mengasah kreativitas, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan.

Di tengah era digital, katanya, ketika banyak anak lebih akrab dengan layar gawai, kegiatan di ruang terbuka dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih hidup dan interaktif.

Ia mengatakan anak-anak tidak hanya mendengar atau melihat, tetapi juga merasakan dan menciptakan sesuatu dengan tangan mereka sendiri.

Ketua IGRA Kabupaten Temanggung Tuti Haryati menjelaskan gerabah dipilih karena berasal dari tanah dan ramah bagi anak-anak.

Melalui media sederhana itu, kata dia, peserta diajak mengenal budaya lokal sekaligus menumbuhkan semangat cinta terhadap alam.

Ia mengatakan pot bunga yang telah dihias tersebut bukan sekadar hasil karya, tetapi juga simbol kasih sayang anak kepada orang tua. Dari sepotong gerabah dan warna-warni cat, anak-anak belajar tentang kreativitas, lingkungan, serta makna berbagi kebahagiaan dengan keluarga.

Menurut dia, melalui kegiatan ini pembelajaran terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, menjadikan pengalaman belajar sebagai kenangan yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak.

Baca juga: BPBD Temanggung antisipasi dampak kemarau



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026