Kudus (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Kudus, Jawa Tengah, menyelidiki kasus perampokan yang menimpa seorang lanjut usai (lansia) wanita berinisial M (70), di Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kamis dini hari.

"Dalam aksi tersebut, pelaku menggasak perhiasan emas senilai puluhan juta rupiah," kata Wakapolres Kudus Kompol Rendi Johan Prasetyo saat ditemui di lokasi perampokan, Kudus, Kamis.

Ia memperkirakan, tindak pidana pencurian dengan kekerasan itu terjadi pada pukul 02.00 WIB dan pelakunya satu orang.

"Pelaku diperkirakan masuk melalui jendela rumah korban yang tinggal seorang diri," ujarnya.

Sejumlah perhiasan yang dipakai korban, kata dia, mulai dari satu buah kalung, dua buah gelang, dan tiga buah cincin dirampas pelaku, sehingga korban mengalami kerugian sekitar Rp60 juta.

Atas laporan adanya tindak kejahatan tersebut, Polres Kudus menerjunkan Tim INAFIS (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, guna mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi di lokasi.

"Alhamdulillah, petugas di lapangan mendapatkan titik terang terduga pelaku berinisial 'H' yang berhasil ditangkap beserta barang buktinya," ujarnya.

Untuk saat ini, kata dia, pihaknya masih melakukan pendalaman, karena dalam aksi pencurian tersebut pelaku juga melakukan pemukulan terhadap korban sehingga mengalami luka lebam pada pelipis mata bagian kanan.

Tim Dokkes Polres Kudus juga diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap korban. Hasilnya, hanya luka pada pelipis mata dan sudah dilakukan pengobatan.

"Korban juga hendak dilakukan pemeriksaan lanjutan di RSUD Kudus," ujarnya.

Sementara itu, Bustanul Arifin yang merupakan anak korban mengungkapkan dirinya mengetahui peristiwa tersebut setelah mendapat telepon dari ibunya yang menjadi korban pencurian dengan kekerasan. 

Berdasarkan keterangan orang tuanya, kata dia, pelaku sempat melakukan pemukulan dan ancaman agar tidak berteriak minta tolong, sehingga ibunya terpaksa merelakan semua perhiasan yang dipakai dengan berat berkisar 50-an gram diambil pelaku.

"Saya berani mendatangi tempat tinggal ibu yang memang berdekatan dengan tempat tinggal saya, setelah pelaku pergi," ujarnya.

Selain emas perhiasan, kata dia, tidak ada barang berharga lain yang diambil, karena Hp dan barang berharga lain tidak ikut diambil.