Blora (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah memetakan enam masjid yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat istirahat para pemudik pada masa mudik Lebaran 2026.
Sebanyak enam masjid itu berada di ruas jalur ramai pemudik dan memiliki fasilitas memadai, termasuk area parkir yang luas sehingga nyaman digunakan pengendara jarak jauh saat melintasi Kabupaten Blora.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Kabupaten Blora Sunyoto di Blora, Senin, mengatakan enam masjid tersebut telah ditetapkan sebagai Masjid Ramah Pemudik menjelang puncak arus mudik tahun ini.
“Masjid-masjid ini telah mendapatkan SK (Surat Keputusan) dari Kementerian Agama sehingga disiapkan sebagai tempat singgah bagi pemudik untuk beristirahat, beribadah, maupun sekadar melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya.
Sebanyak enam masjid tersebut tersebar di sejumlah lokasi strategis jalur mudik Kabupaten Blora, yakni Masjid Baitul Makmur Desa Trembul, Kecamatan Ngawen di ruas jalan Purwodadi–Blora, Masjid Istikmal Desa Sendangharjo di Jalan Raya Blora–Rembang, Masjid At-Taqwa Kecamatan Randublatung.
Selain itu, Masjid Al Gomamah di dekat Kompleks Bhayangkara, Kecamatan Jepon di ruas jalan nasional Blora–Cepu, Masjid Baiturrohman Kecamatan Cepu, dan Masjid Baitunnaim Kecamatan Menden.
Ia menjelaskan penunjukan masjid tersebut didasarkan pada lokasi yang berada di jalur padat pemudik serta ketersediaan fasilitas cukup memadai, khususnya area parkir yang luas.
“Harapannya pemudik bisa memanfaatkan masjid ini untuk beristirahat dengan aman dan nyaman, sehingga perjalanan tetap lancar dan kondisi pengemudi tetap prima,” katanya.
Ia menambahkan di lokasi masjid tersebut juga disediakan sejumlah fasilitas tambahan yang mendapat dukungan subsidi dari Baznas Blora, seperti tempat kopi, air minum, hingga layanan pijat berbayar dengan harga subsidi.
“Para pemudik bisa beristirahat di area masjid dan menikmati fasilitas yang telah disediakan oleh marbot,” katanya.
Sunyoto juga mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah.
Dia meminta pemudik memanfaatkan lokasi istirahat, seperti masjid, sebagai salah satu cara untuk mengurangi risiko kecelakaan selama arus mudik.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas. Jika merasa lelah, sebaiknya berhenti sejenak dan beristirahat di tempat yang sudah disediakan,” katanya.
Baca juga: Ganti rugi lahan Bendungan Karangnongko ditargetkan rampung 2026