Logo Header Antaranews Jateng

Aksi 1001 Sapu sambut HUT ke-66 SMPN 2 Blora

Senin, 18 Mei 2026 14:35 WIB
Image Print
Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digelorakan SMP Negeri 2 Blora melalui aksi 1001 sapu di Pasar Sido Makmur, Senin, menyambut HUT ke-66 sekolah tersebut. (Gunawan)

Blora (ANTARA) - Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digelorakan SMP Negeri 2 Blora melalui aksi 1001 sapu di Pasar Sido Makmur, Senin, mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai kepala sekolah, Forum Kabupaten Blora Sehat (FKBS), hingga Dinas Pendidikan setempat.

Kegiatan dalam rangka HUT ke-66 SMP Negeri 2 Blora itu melibatkan ratusan pelajar membersihkan area pasar dari bagian depan hingga belakang sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan publik.

Kepala SMP Negeri 2 Blora, Tri Handayani, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni ulang tahun sekolah, melainkan bagian dari pembentukan karakter peserta didik agar peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Kami ingin anak-anak memiliki kepedulian terhadap kebersihan diri, sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia menjelaskan program bersih-bersih lingkungan akan terus dilakukan secara rutin setiap dua bulan sekali di lokasi-lokasi yang membutuhkan perhatian.
Selain itu, sekolah juga menjalankan program Jumat Bersih setiap pekan di ruas jalan sekitar sekolah sebagai upaya membiasakan budaya hidup bersih.

Ketua Forum Kabupaten Blora Sehat (FKBS), Ainia Sholichah, menilai aksi para siswa membawa energi positif bagi masyarakat sekaligus menjadi pendidikan karakter di ruang publik.

“Kalian membawa energi positif di tempat publik. Ini pembelajaran yang sangat baik,” ujarnya di hadapan ratusan siswa.

Menurutnya, gerakan kebersihan yang dilakukan pelajar dapat menjadi contoh nyata dalam membangun budaya hidup sehat dan kepedulian sosial sejak usia dini.

Ia bahkan menyebut program ASRI yang dijalankan SMP Negeri 2 Blora berpotensi menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia.

“Setelah program ASRI digaungkan pemerintah pusat beberapa bulan terakhir, SMP 2 sudah lebih dulu menangkap dan melaksanakan gagasan itu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo, menegaskan sekolah harus mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sekaligus bersih bagi peserta didik.

“Sekolah harus bersih, resik, dan tertata sehingga anak-anak nyaman berada di sekolah,” katanya.

Menurutnya, budaya bersih yang diterapkan sekolah tidak hanya menciptakan kenyamanan belajar, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab sosial siswa.

Sebanyak 957 siswa kelas 7, 8, dan 9 terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.

Mereka didampingi 67 guru dan karyawan sekolah, sementara lima petugas tetap berada di sekolah untuk menjalankan layanan pendidikan.

Sampah yang terkumpul selama aksi bersih-bersih kemudian diangkut ke terminal sampah bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026