Logo Header Antaranews Jateng

Tim kesehatan memeriksa hewan kurban di Pasar Hewan Ngadirejo Temanggung

Selasa, 19 Mei 2026 13:19 WIB
Image Print
Tim kesehatan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan memriksa hewan kurban di Pasar Hewan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Selasa (19/5/2026) ANTARA/Heru Suyitno

Temanggung (ANTARA) - Tim pemeriksaan kesehatan hewan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung melakukan monitoring kesehatan ternak di Pasar Hewan Ngadirejo guna memastikan kondisi hewan tetap sehat serta aman diperjualbelikan menjelang Idul Adha.

Ketua Tim Pemeriksaan Hewan DKPPP Kabupaten Temanggung Liana Nurul Wahyuningtyas di Temanggung, Selasa, menyampaikan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pemeriksaan klinis hingga pemberian obat-obatan pendukung kesehatan ternak.

"Pemeriksaan dimulai dari bagian mulut untuk melihat ada tidaknya infeksi, kemudian kondisi mata untuk mendeteksi anemia. Selain itu, kesehatan kulit dan bulu juga diperiksa, termasuk kondisi anggota gerak ternak," katanya.

Liana meyampaikan, petugas juga melakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan termometer guna memastikan kondisi kesehatan hewan tetap normal.

Menurut dia, kegiatan monitoring tersebut bertujuan mengendalikan penyakit hewan menular sekaligus melakukan pengawasan terhadap ternak yang nantinya akan dijadikan hewan kurban.

"Hal ini untuk menjamin bahwa ternak yang akan dijadikan hewan kurban merupakan ternak yang sehat sehingga dapat menghasilkan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kata Liana, seluruh ternak yang diperiksa dalam kondisi baik dan layak untuk diperjualbelikan.

"Sejauh ini ternak yang kami periksa dalam kondisi sehat dan aman untuk diperjualbelikan," katanya.

Selain pemeriksaan kesehatan, katanya tim juga memberikan sejumlah obat-obatan kepada ternak, di antaranya vitamin untuk menjaga kondisi tubuh hewan agar tetap sehat serta obat cacing guna mengendalikan parasit di dalam tubuh ternak.

Ia menuturkan, pemberian obat cacing tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko keberadaan cacing saat proses penyembelihan sehingga daging yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Baca juga: Pemkab Temanggung memperketat lalu lintas ternak kurban jelang Idul Adha



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026