Dirjen Imigrasi buka layanan Lapor Gayeng di Karanganyar
Sabtu, 5 Oktober 2024 18:25 WIB
Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Silmy Karim meninjau layanan Paspor Simpatik di De'Tjolomadoe Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (5/10/2024). ANTARA/Aris Wasita
Karanganyar (ANTARA) - Direktorat Jenderal Imigrasi membuka Layanan Paspor Simpatik Gabungan Imigrasi se-Jawa Tengah "Lapor Gayeng" di De’Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu.
Di sela peninjauan, Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Silmy Karim terlihat berinteraksi dengan sejumlah orang yang tengah mengurus paspor.
“Tadi saya sempat berbincang-bincang dengan beberapa pemohon, ada yang mau haji, ada yang mau liburan,” katanya.
Menurut dia, kondisi tersebut memperlihatkan perekonomian di Indonesia makin baik.
“Ya ini menunjukkan ekonomi indonesia makin baik, dilihat dari partisipasi masyarakat dalam memohon paspor, hampir semuanya pemohon baru atau awam,” katanya.
Pada kesempatan itu, dia juga menyarankan warga untuk memilih paspor elektronik karena data pemohon akan lebih aman tersimpan dalam chip dan terintegrasi di sistem keimigrasian seluruh dunia.
“Saat mendarat di negara tujuan, biometrik kita dicek langsung dan kemungkinan dipalsukan rendah,” katanya.
Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi Felucia Sengky Ratna mengapresiasi inovasi yang dilakukan jajaran Imigrasi se-Jawa Tengah dalam mendekatkan layanan paspor kepada masyarakat luas.
"Saya kira ini sebuah terobosan terbaru untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan nyaman. Terlebih lagi ini dilakukan di lokasi yang merupakan kunjungan wisata sebagai pusat keramaian dan waktunya pun pada hari libur," katanya.
Baca juga: Transaksi di pameran "UMKM Gayeng 2023" capai Rp9,8 miliar
Di sela peninjauan, Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Silmy Karim terlihat berinteraksi dengan sejumlah orang yang tengah mengurus paspor.
“Tadi saya sempat berbincang-bincang dengan beberapa pemohon, ada yang mau haji, ada yang mau liburan,” katanya.
Menurut dia, kondisi tersebut memperlihatkan perekonomian di Indonesia makin baik.
“Ya ini menunjukkan ekonomi indonesia makin baik, dilihat dari partisipasi masyarakat dalam memohon paspor, hampir semuanya pemohon baru atau awam,” katanya.
Pada kesempatan itu, dia juga menyarankan warga untuk memilih paspor elektronik karena data pemohon akan lebih aman tersimpan dalam chip dan terintegrasi di sistem keimigrasian seluruh dunia.
“Saat mendarat di negara tujuan, biometrik kita dicek langsung dan kemungkinan dipalsukan rendah,” katanya.
Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi Felucia Sengky Ratna mengapresiasi inovasi yang dilakukan jajaran Imigrasi se-Jawa Tengah dalam mendekatkan layanan paspor kepada masyarakat luas.
"Saya kira ini sebuah terobosan terbaru untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan nyaman. Terlebih lagi ini dilakukan di lokasi yang merupakan kunjungan wisata sebagai pusat keramaian dan waktunya pun pada hari libur," katanya.
Baca juga: Transaksi di pameran "UMKM Gayeng 2023" capai Rp9,8 miliar
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi gelar pelayanan kesehatan gratis dan pemulihan trauma anak-anak korban banjir Purbalingga
25 January 2026 10:34 WIB
TP Posyandu Jateng gandeng Psikologi Undip perkuat layanan kesehatan mental
23 January 2026 20:08 WIB
Wagub Jateng: Pimpinan daerah terapkan pakta integritas pelayanan masyarakat
21 January 2026 19:10 WIB
Sekda: Pelayanan cepat dan ramah jadi kunci kepuasan warga di MPP Banyumas
19 January 2026 14:04 WIB
Gubernur Jateng menegaskan pelayanan publik jadi ukuran utama kinerja birokrasi
15 January 2026 18:44 WIB
Polres Purbalingga mengoptimalkan pengamanan wilayah dan pelayanan publik
30 December 2025 15:45 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Wali Kota Surakarta sebut pentingnya adaptasi di tengah perkembangan zaman
31 January 2026 22:02 WIB
Pemprov Jateng sediakan layanan pemulihan psikologis bagi penyintas bencana
31 January 2026 19:29 WIB
Pemerintah beri diskon 50 persen untuk iuran BPJS Ketenagakerjaan sektor transportasi
31 January 2026 16:58 WIB