Pengunjung Masjid Sheikh Zayed capai 30.000 orang per hari
Rabu, 5 Juli 2023 13:45 WIB
Sejumlah pengunjung berswafoto di Masjid Sheikh Zayed Solo, Jawa Tengah. ANTARA/Aris Wasita
Solo, Jateng (ANTARA) - Jumlah pengunjung Masjid Sheikh Zayed, Solo, Jawa Tengah, pada libur sekolah ini mencapai sekitar 30.000 orang/hari atau naik 30-40 persen dibandingkan hari biasa.
"Saat libur sekolah ini, sejak subuh sudah banyak pengunjung yang datang," kata Asisten Direktur Operasional Masjid Sheikh Zayed Bagus Sigit Setiawan di Solo, Jateng, Rabu.
Ia mengatakan selama libur pihak pengelola mulai membuka masjid pada pukul 03.00 WIB.
"Jam 03.00 WIB sudah dibuka, nanti sampai jam 08.00 WIB terus ditutup sebentar untuk dibersihkan, disedot debunya. Namun, yang buka tutup ini hanya ruang utama. Kalau yang bagian luar dan selasar tetap buka," katanya.
Ia mengatakan puncak kepadatan pengunjung terjadi jelang siang hari tepatnya sebelum zuhur hingga sore hari.
"Ya, puncaknya jam 10.00 WIB sampai sore hari, biasanya ngepaske (jam shalat), biro travel kan sudah tahu," katanya.
Sementara itu, dikatakannya, yang masih menjadi evaluasi adalah lokasi parkir menyusul Viaduk Gilingan yang merupakan akses utama dari arah barat menuju Masjid Sheikh Zayed belum dibuka karena penataan yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surakarta.
Padahal, Terminal Tirtonadi yang menjadi lokasi parkir pengunjung Masjid Sheikh Zayed berada di sebelah barat viaduk.
"Kan separuh lebih pengunjung parkir di Tirtonadi, sisanya di Pedaringan dan kantung parkir lainnya. Yang paling dekat ya terminal. Ya ini masih menjadi evaluasi sambil menunggu viaduk dibuka lagi," katanya.
Selain itu, ia juga mengimbau kepada para pengunjung untuk lebih memperhatikan saat meletakkan barang pribadi karena banyak barang milik pengunjung yang tertinggal di masjid.
"Pihak keamanan lapor ke pengurus, melaporkan barang-barang hilang, seperti sandal, jam tangan. Itu kami kumpulkan sambil menunggu pemilik datang," katanya.
Baca juga: Wisatawan Masjid Sheikh Zayed dongkrak ekonomi Solo
"Saat libur sekolah ini, sejak subuh sudah banyak pengunjung yang datang," kata Asisten Direktur Operasional Masjid Sheikh Zayed Bagus Sigit Setiawan di Solo, Jateng, Rabu.
Ia mengatakan selama libur pihak pengelola mulai membuka masjid pada pukul 03.00 WIB.
"Jam 03.00 WIB sudah dibuka, nanti sampai jam 08.00 WIB terus ditutup sebentar untuk dibersihkan, disedot debunya. Namun, yang buka tutup ini hanya ruang utama. Kalau yang bagian luar dan selasar tetap buka," katanya.
Ia mengatakan puncak kepadatan pengunjung terjadi jelang siang hari tepatnya sebelum zuhur hingga sore hari.
"Ya, puncaknya jam 10.00 WIB sampai sore hari, biasanya ngepaske (jam shalat), biro travel kan sudah tahu," katanya.
Sementara itu, dikatakannya, yang masih menjadi evaluasi adalah lokasi parkir menyusul Viaduk Gilingan yang merupakan akses utama dari arah barat menuju Masjid Sheikh Zayed belum dibuka karena penataan yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surakarta.
Padahal, Terminal Tirtonadi yang menjadi lokasi parkir pengunjung Masjid Sheikh Zayed berada di sebelah barat viaduk.
"Kan separuh lebih pengunjung parkir di Tirtonadi, sisanya di Pedaringan dan kantung parkir lainnya. Yang paling dekat ya terminal. Ya ini masih menjadi evaluasi sambil menunggu viaduk dibuka lagi," katanya.
Selain itu, ia juga mengimbau kepada para pengunjung untuk lebih memperhatikan saat meletakkan barang pribadi karena banyak barang milik pengunjung yang tertinggal di masjid.
"Pihak keamanan lapor ke pengurus, melaporkan barang-barang hilang, seperti sandal, jam tangan. Itu kami kumpulkan sambil menunggu pemilik datang," katanya.
Baca juga: Wisatawan Masjid Sheikh Zayed dongkrak ekonomi Solo
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Teknik Elektro UMS komitmen perkuat literasi kampus sejak dini lewat kunjungan pelajar
04 February 2026 14:44 WIB
Wapres Gibran kunjungan ke Jateng, hadiri perayaan Natal dan pantau arus mudik
25 December 2025 5:59 WIB
Terpopuler - GAYA HIDUP
Lihat Juga
Bupati Temanggung : Penghargaan Abyakta hasil dedikasi seniman lestarikan kesenian
09 February 2026 23:15 WIB
BRI Peduli ajak masyarakat bersihkan pantai di Bali, dukung Gerakan Indonesia ASRI
07 February 2026 5:05 WIB
Kemenkum Jateng serahkan sertifikat indikasi geografis lima motif tenun troso Jepara
05 February 2026 19:25 WIB