Logo Header Antaranews Jateng

Bupati: Destinasi wisata di Blora mampu menarik wisatawan mancanegara

Kamis, 4 Juni 2026 16:03 WIB
Image Print
Dua wisatawan asal Jerman berfoto di Goa Terawang Eco Park, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Kunjungan mereka menjadi bukti potensi wisata Blora yang mulai menarik perhatian wisatawan mancanegara. (ANTARA/Gunawan.)

Blora (ANTARA) - Bupati Blora Arief Rohman menegaskan bahwa destinasi wisata di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mampu menarik kunjungan wisatawan mancanegara, karena tercatat ada dua wisatawan asal Jerman yang berkunjung untuk menikmati berbagai destinasi wisata di Blora.

"Kami menyambut baik kunjungan wisatawan dari Jerman ini. Mereka bisa melihat secara langsung berbagai objek wisata yang dimiliki Blora, mulai dari wisata alam seperti Goa Terawang, wisata heritage melalui Loco Tour, kuliner khas Blora, hingga kekayaan budaya dan kesenian daerah seperti Barongan," ujar Arief Rohman di Blora, Kamis.

Ia mengungkapkan Pemkab Blora terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Perhutani, Pertamina, pelaku usaha, komunitas dan masyarakat setempat.

"Kami terus bersinergi dengan Perhutani, Pertamina, serta berbagai pihak lainnya untuk mengembangkan destinasi wisata yang ada agar semakin menarik dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat," ujarnya.

Selain pengembangan destinasi, Pemkab Blora juga mendorong penyelenggaraan berbagai agenda wisata, budaya dan ekonomi kreatif guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

"Ke depan kami terus mengadakan berbagai agenda wisata, budaya dan ekonomi kreatif sebagai upaya mengenalkan potensi Blora lebih luas lagi. Harapannya, semakin banyak wisatawan yang datang, baik dari dalam maupun luar negeri, sehingga sektor pariwisata bisa menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.

Dua wisatawan asal Jerman, Joann Liewald dan Claudia Liewald mengaku terkesan dengan berbagai destinasi wisata serta keramahan masyarakat Blora selama melakukan kunjungan.

Sejak tiba di Blora pada 1 Juni 2026, keduanya telah mengunjungi sejumlah destinasi wisata dan kuliner khas daerah. Mereka mengikuti Loco Tour, menikmati sate kambing khas Blora, mengunjungi Goa Terawang, Wisata Banyu Bening (WBB), Kopi Santen, hingga Kampung Samin Klopoduwur.

Menurut Joann, keberagaman destinasi wisata di Blora memberikan pengalaman berbeda yang tidak ditemui di tempat lain. Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya, yakni saat mengikuti Loco Tour dan menaiki kereta tua.

Sementara itu, Claudia mengaku kagum dengan keindahan Goa Terawang yang memiliki pencahayaan alami dari atas goa serta dikelilingi pepohonan jati.

"Goanya sangat indah dan mistis. Saat cahaya masuk ke dalam, pemandangannya sangat luar biasa," ujarnya.

Keduanya juga mengapresiasi kebersihan kawasan wisata yang dinilai terawat dengan baik.

"Mereka merawatnya dengan sangat baik. Kami senang melihat orang-orang menjaga alam dengan baik," kata Joann.

Kunjungan mereka ke Blora bermula dari keinginan menjenguk Soesilo Toer, adik sastrawan Pramoedya Ananta Toer. Joann mengungkapkan keluarganya memiliki kedekatan dengan keluarga Pramoedya melalui sang ibu, Margit Liewald, yang pernah terlibat dalam penggalangan dana melalui Amnesty International untuk mendukung upaya pembebasan Pramoedya Ananta Toer.

"Tahun lalu kami mengetahui Soesilo Toer masih hidup, sehingga kami ingin mengunjunginya," ujarnya.

Baca juga: Bulog dukung kelancaran penyerapan produksi petani tebu Blora



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026