
Pemprov Jateng - Sungai Watch kolaborasi bersihkan sungai

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan gerakan organisasi peduli lingkungan, Sungai Watch, membersihkan sejumlah sungai di wilayah tersebut dari sampah.
"Saya akan mendukung kegiatan ini, kalau perlu suruh ngantor di tempat saya. Nanti saya siapkan tempat untuk bantu. Ini dalam rangka membersihkan dan menghijaukan sungai di wilayah kita," kata Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Semarang, Senin.
Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan dari Sungai Watch yang digawangi oleh tiga bersaudara asal Prancis yang sudah lama tinggal di Bali, yakni Gary, Kelly, dan Sam Benchegib.
Ketiganya saat ini sedang mengampanyekan gerakan bersih-bersih sungai melalui Run for Rivers, yakni berlari sejauh 1.200 km dari Bali ke Jakarta untuk mencari sungai-sungai yang penuh dengan sampah.
"Misinya adalah bagaimana sungai kita bisa bersih dari sampah, kemudian penghijauan mangrove. Ini selaras dengan kebijakan pemerintah atau Presiden terkait dengan zero sampah dan juga program kita," katanya.
Selama ini, Pemprov Jateng telah melakukan berbagai upaya pengelolaan sampah di wilayahnya, mulai kampanye memilah dan memilih sampah dari rumah hingga pemetaan tempat pengolahan sampah terpadu.
Penanganan sampah yang didorong oleh Pemprov Jateng di antaranya konsep aglomerasi, seperti di Semarang Raya, Tegal Raya, dan Pekalongan Raya yang mengubah sampah menjadi energi listrik.
Ada pula pengolahan sampah menggunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) seperti di Banyumas yang sudah direplikasi di 13 daerah.
"Kita juga program penanaman satu juta mangrove yang sudah ditanam di 670 km garis Pantai Utara. Nanti dengan adanya teman-teman dari Prancis yang sudah seperti orang Indonesia dan sudah kerasan, bisa ikut serta menjaga sungai dari sampah dan menjaga lingkungan tetap bersih," katanya.
Sementara itu, aktivis lingkungan Sungai Watch Sam Benchegib menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Ahmad Luthfi dan jajaran Pemprov Jateng atas gerakan tersebut.
Sungai Watch saat ini baru beroperasi di Bali dan Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam kegiatan Run for Rivers ini sekaligus memetakan dan mencari tempat yang berpotensi untuk wilayah operasi selanjutnya.
"Kalau bisa berkolaborasi akan luar biasa. Kami tunggu besok bapak Gubernur bisa lari bersama," ujarnya, didampingi Gary dan Kelly.
"Run for Rivers" oleh Sungai Watch saat ini sudah masuk kabupaten/kota ke-14, dan mereka sudah sampai di Kendal untuk melanjutkan lari ke Jakarta.
Di Jateng, Sungai Watch telah melakukan kegiatan bersih sungai di Blora, Grobogan, Demak dan Kota Semarang. Kegiatan ini diperkirakan selesai pada 24 Mei 2026.
"Tiap hari ada tim turun ke lapangan mencari sungai apa yang perlu bantuan. Nanti dari Bali sampai Jakarta cari tempat mana yang perlu. Di Jawa Tengah pasti akan buka cabang," katanya.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
