Pemkot Pekalongan kaji perluasan program pelatihan kerja
Kamis, 16 Februari 2023 16:32 WIB
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Pekalongan Sri Budi Santosa. (ANTARA/Kutnadi)
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, siap mengkaji perluasan program pelatihan kerja guna memfasilitasi para calon tenaga kerja terampil agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Pekalongan Sri Budi Santosa di Pekalongan, Kamis, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dan komunikasi dengan para pelaku usaha, dunia industri, dan jejaring kerja untuk memformulasikan dan mendapatkan masukan maupun aspirasi terkait kebutuhan industri.
"Harapannya, dengan berkoordinasi dan berkomunikasi ini bisa diketahui kebutuhan industri kerja yang bisa diselaraskan dengan kebutuhan pelatihan kerja yang kami selenggarakan di Balai Latihan Kerja (BLK) maupun LPKS (Lembaga Pelatihan Kerja Swasta)," katanya.
Menurut dia, dengan penyelarasan ini maka akan lebih efektif dalam mendidik dan melatih para calon tenaga kerja agar siap memasuki dunia kerja.
Nantinya, kata dia, masukan dan aspirasi dari jejaring kerja ini bisa menjadi bahan evaluasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dalam penyusunan program-program pelatihan kerja di BLK maupun LPKS.
"Tentu prosesnya akan bertahap, seperti tadi ada masukan tentang kebutuhan akan bidang mekanik garmen untuk melakukan servis mesin-mesin yang ada di perusahaan. Kami tengah koordinasikan untuk mencari instruktur," kata Sri Budi Santosa.
Ia mengatakan pihaknya siap memfasilitasi para peserta pelatihan kerja dapat diikutkan dalam kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan agar mereka mendapat jaminan sosial ketika terjadi risiko kecelakaan kerja.
"Kami menilai para peserta pelatihan kerja dan peserta magang perlu mendapat jaminan sosial sebagai peserta di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan," katanya.
Baca juga: Bupati Kudus imbau guru swasta ikut program jaminan perlindungan ketenagakerjaan
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Pekalongan Sri Budi Santosa di Pekalongan, Kamis, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dan komunikasi dengan para pelaku usaha, dunia industri, dan jejaring kerja untuk memformulasikan dan mendapatkan masukan maupun aspirasi terkait kebutuhan industri.
"Harapannya, dengan berkoordinasi dan berkomunikasi ini bisa diketahui kebutuhan industri kerja yang bisa diselaraskan dengan kebutuhan pelatihan kerja yang kami selenggarakan di Balai Latihan Kerja (BLK) maupun LPKS (Lembaga Pelatihan Kerja Swasta)," katanya.
Menurut dia, dengan penyelarasan ini maka akan lebih efektif dalam mendidik dan melatih para calon tenaga kerja agar siap memasuki dunia kerja.
Nantinya, kata dia, masukan dan aspirasi dari jejaring kerja ini bisa menjadi bahan evaluasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dalam penyusunan program-program pelatihan kerja di BLK maupun LPKS.
"Tentu prosesnya akan bertahap, seperti tadi ada masukan tentang kebutuhan akan bidang mekanik garmen untuk melakukan servis mesin-mesin yang ada di perusahaan. Kami tengah koordinasikan untuk mencari instruktur," kata Sri Budi Santosa.
Ia mengatakan pihaknya siap memfasilitasi para peserta pelatihan kerja dapat diikutkan dalam kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan agar mereka mendapat jaminan sosial ketika terjadi risiko kecelakaan kerja.
"Kami menilai para peserta pelatihan kerja dan peserta magang perlu mendapat jaminan sosial sebagai peserta di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan," katanya.
Baca juga: Bupati Kudus imbau guru swasta ikut program jaminan perlindungan ketenagakerjaan
Pewarta : Kutnadi
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Pekalongan Kota tingkatkan patroli di lokasi rawan cegah gangguan kamtibmas
10 March 2026 14:14 WIB
Pekalongan optimalkan 27 lampu pengatur lalu lintas tekan kepadatan arus kendaraan
10 March 2026 14:13 WIB
Pemkot Pekalongan tingkatkan pemeriksaan kelaikan angkutan bus untuk Lebaran
08 March 2026 13:15 WIB
Terpopuler - Tenaga Kerja
Lihat Juga
Mendag dorong desainer muda Kudus miliki brand dan perluas pasar nasional dan internasional
12 March 2026 23:49 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Klaim Rp 33,8 Miliar kepada PT Selalu Cinta Indonesia di Salatiga
11 March 2026 11:09 WIB
BPJS Ketenagakerjaan gandeng masjid dan RT/RW perluas perlindungan pekerja informal
11 March 2026 9:30 WIB
BPJS Ketenagakerjaan dan BBPVP Semarang komitmen tingkatkan perlindungan sosial
10 March 2026 10:26 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi gandeng KP2MI pantau pekerja migran asal Jateng di Timur Tengah
06 March 2026 10:30 WIB