Logo Header Antaranews Jateng

Pekalongan optimalkan 27 lampu pengatur lalu lintas tekan kepadatan arus kendaraan

Selasa, 10 Maret 2026 14:13 WIB
Image Print
Kondisi arus lalu lintas kendaraan di sejumlah jalan utama Kota Pekalongan mulai padat seiring dengan meningkatkanya aktivitas masyarakat menjelang buka puasa. ANTARA/Kutnadi

Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengoptimalkan fungsi 27 lampu pengatur lalu lintas (traffic light) yang tersebar di dalam kota dan pantura, sebagai upaya menekan potensi kepadatan arus lalu lintas kendaraan terutama menjelang Lebaran 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Restu Hidayat di Pekalongan, Selasa, mengatakan bahwa upaya tersebut dilakukan melalui tim Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas yang secara khusus bertugas melakukan persiapan teknis serta pemantauan kondisi lalu lintas agar tetap lancar dan terkendali.

"Tim MRL telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan terutama di ruas-ruas jalan utama yang sering menjadi lokasi rawan kemacetan. Tim MRL ini bertugas mempersiapkan berbagai langkah rekayasa lalu lintas dan memastikan rambu lalu lintas berfungsi dengan baik," katanya.

Menurut dia, terdapat 27 titik traffic light yang harus dipastikan dalam kondisi optimal, termasuk 11 lokasi yang berada di jalur utama perlintasan kendaraan antar daerah.

Keberadaan lampu pengatur lalu lintas di jalur pantura ini, kata dia, menjadi sangat penting karena jalur tersebut sering dilalui kendaraan dalam jumlah besar baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan logistik.

Selain memastikan kesiapan lampu lalu lintas, Dinas Perhubungan juga mengoptimalkan pemanfaatan area traffic control system (ATCS) yang terpasang di sejumlah persimpangan strategis.

Sistem ini berfungsi untuk memantau arus kendaraan secara real time sehingga pengaturan lampu lalu lintas dapat disesuaikan dengan kondisi kepadatan kendaraan di lapangan.

Ia mengatakan melalui sistem ATCS tersebut maka petugas dapat memantau jumlah kendaraan yang melintas di setiap persimpangan dan melakukan penyesuaian waktu lampu lalu lintas jika terjadi peningkatan volume kendaraan.

"ATCS ini akan memantau jumlah kendaraan yang lewat. Dengan sistem ini, pengaturan lampu lalu lintas bisa disesuaikan sehingga tidak terjadi kemacetan di lokasi-lokasi traffic light," katanya.


Baca juga: Pemkot Pekalongan tingkatkan pemeriksaan kelaikan angkutan bus untuk Lebaran



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026