Bupati Wonosobo: Perlu sinergitas BPN dan pemkab realisasikan target PTSL
Selasa, 18 Januari 2022 22:51 WIB
Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Wonosobo Siyamto secara simbolis menyerahkan sertifikat aset Pemkab Wonosobo kepada Bupati Afif Nurhidayat di Wonosobo, Selasa (18/1/2022). ANTARA/HO-Dinas Kominfo Kabupaten Wonosobo
Wonosobo (ANTARA) - Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat memandang perlu sinergitas kolaborasi antara Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Pememerintah Kabupaten Wonosobo sehingga target pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) pada 2024 terealisasi dengan optimal.
"Sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo target PTSL Kabupaten Wonosobo dapat dirampungkan pada tahun 2024," kata Afif Nurhidayat pada pengambilan sumpah Panitia Ajudikasi PTSL 2022 di Wonosobo, Selasa.
Afif Nurhidayat menuturkan bahwa pemkab setempat memberikan dukungan sepenuhnya agar target PTSL 2024 tersebut terpenuhi.
Bupati menyebutkan beberapa desa di Wonosobo, misalnya Leksono dan Kertek, sudah selesai di atas angka 80 persen, artinya PTSL ini memungkinkan secara optimal.
Afif mengapresiasi positif kinerja BPN atas penyerahan sebanyak 73 sertifikat yang tidak lain merupakan aset pemkab setempat yang telah bersertifikat.
Ia berharap pada tahun 2022 hasil sinergitas antara BPN dan pemkab mampu segera menuntaskan status tanah masyarakat yang belum terindentifikasi sesuai dengan payung hukum yang ada.
Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Wonosobo Siyamto mengatakan bahwa pelaksanaan PTSL merupakan program strategis nasional. Dalam hal ini Kabupaten Wonosobo menargetkan pada tahun 2022 sejumlah 63.000 bidang tanah.
Ia optimistis target 63.000 mampu tercapai dengan baik.
Disebutkan pula bahwa saat ini bidang tanah yang terdaftar baru 59 persen. Sampai dengan 2024 berarti minimal 100.000 bidang harus disertifikatkan setiap tahun.
"Mudah-mudahan lahir banyak kebijakan yang mendukung target pencapaian ini," kata Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat.
Baca juga: 16 pengembang perumahan di Temanggung serahkan prasarana umum
Baca juga: PLN tuntaskan 2.562 sertifikasi tanah di Jatim
Baca juga: 54 warga terdampak penataan KSPN Borobudur terima sertifikat tanah
"Sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo target PTSL Kabupaten Wonosobo dapat dirampungkan pada tahun 2024," kata Afif Nurhidayat pada pengambilan sumpah Panitia Ajudikasi PTSL 2022 di Wonosobo, Selasa.
Afif Nurhidayat menuturkan bahwa pemkab setempat memberikan dukungan sepenuhnya agar target PTSL 2024 tersebut terpenuhi.
Bupati menyebutkan beberapa desa di Wonosobo, misalnya Leksono dan Kertek, sudah selesai di atas angka 80 persen, artinya PTSL ini memungkinkan secara optimal.
Afif mengapresiasi positif kinerja BPN atas penyerahan sebanyak 73 sertifikat yang tidak lain merupakan aset pemkab setempat yang telah bersertifikat.
Ia berharap pada tahun 2022 hasil sinergitas antara BPN dan pemkab mampu segera menuntaskan status tanah masyarakat yang belum terindentifikasi sesuai dengan payung hukum yang ada.
Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Wonosobo Siyamto mengatakan bahwa pelaksanaan PTSL merupakan program strategis nasional. Dalam hal ini Kabupaten Wonosobo menargetkan pada tahun 2022 sejumlah 63.000 bidang tanah.
Ia optimistis target 63.000 mampu tercapai dengan baik.
Disebutkan pula bahwa saat ini bidang tanah yang terdaftar baru 59 persen. Sampai dengan 2024 berarti minimal 100.000 bidang harus disertifikatkan setiap tahun.
"Mudah-mudahan lahir banyak kebijakan yang mendukung target pencapaian ini," kata Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat.
Baca juga: 16 pengembang perumahan di Temanggung serahkan prasarana umum
Baca juga: PLN tuntaskan 2.562 sertifikasi tanah di Jatim
Baca juga: 54 warga terdampak penataan KSPN Borobudur terima sertifikat tanah
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Kliwon
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Boyolali giatkan gerakan Indonesia ASRI dengan pembersihan Waduk Cengklik
14 February 2026 18:59 WIB
Pemkab Kudus targetkan naik peringkat sebagai Kota Layak Anak kategori Madya
14 February 2026 15:43 WIB
Bupati: Pers lakukan peran mitra pembangunan dan kontrol sosial bagi pemerintah
12 February 2026 16:34 WIB
Pemkab Kudus menggelar apel kegawatdaruratan antisipasi kejadian luar biasa
12 February 2026 14:53 WIB
Pemkab Banyumas jaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan jelang Ramadhan
12 February 2026 13:10 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Program Satu OPD Satu Desa Dampingan Pemprov Jateng dinilai berdampak nyata
15 February 2026 13:08 WIB
Dana desa kena efisiensi, Sumanto minta kades terapkan skala prioritas pembangunan
15 February 2026 12:38 WIB