
Pemkab Kudus gencarkan kampanye pungut sampah ciptakan lingkungan bersih

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menggencarkan kampanye gerakan pungut sampah untuk mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah (ASRI), sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan budaya kebersihan di ruang publik.
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris memulai kampanye gerakan pungut sampah dari tempat tinggalnya di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati. Dia berjalan menyusuri Jalan dr. Loekmono Hadi hingga Jalan Jenderal A. Yani, sambil memantau memungut sampah yang ditemui di sepanjang jalur tersebut.
Setibanya di Taman A. Yani, bupati memimpin kegiatan bersih-bersih di kawasan taman, sekitar Kudus Extension Mall, serta trotoar di area Hypermart.
"Kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan gerakan kolektif seluruh elemen masyarakat," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris di sela-sela kegiatan, Jumat.
Ia menegaskan gerakan pungut sampah tidak boleh sekadar menjadi rutinitas seremonial, tetapi harus tumbuh menjadi budaya bersama. Menurutnya, ruang publik yang bersih akan berdampak pada kesehatan masyarakat, pertumbuhan aktivitas ekonomi, serta menciptakan wajah kota yang nyaman dan tertata.
Sam'ani juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mulai membiasakan memilah sampah dari rumah tangga.
"Menjaga kebersihan tampak sederhana, tetapi dampaknya besar. Pemerintah bisa membuat kebijakan, namun keberhasilan tetap bergantung pada partisipasi masyarakat. Jadikan kebersihan sebagai kebiasaan dan kesadaran," lanjutnya.
Kegiatan bersih-bersih tersebut melibatkan perangkat daerah, unsur TNI-Polri, komunitas, serta masyarakat sekitar.
Pemerintah Kabupaten Kudus menegaskan komitmennya untuk terus menguatkan gerakan kebersihan melalui edukasi, kolaborasi lintas sektor, serta pengawasan berkelanjutan di berbagai ruang publik di Kota Kretek.
Baca juga: Bupati: Kudus memiliki 92 SPPG untuk percepat distribusi Program MBG
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
