
Mahasiswa FKIP UMS gelar sosialisasi public speaking "Suaramu Berharga" untuk tumbuhkan kepercayaan diri anak panti

Solo (ANTARA) - Upaya menumbuhkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi anak-anak panti asuhan terus diperkuat mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui kegiatan pelatihan public speaking di Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah.
Program bertajuk “Suaramu Berharga” ini menjadi ruang belajar sekaligus ruang tumbuh bagi para peserta untuk berani menyuarakan mimpi mereka.
Kegiatan yang digelar dalam rangka Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) tersebut merupakan kolaborasi empat program studi di lingkungan FKIP UMS, yakni PGSD, Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Akuntansi, di bawah pendampingan Ika Candra Sayekti, M.Pd. Pelaksanaan kegiatan turut bersinergi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonogiri.
“Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar public speaking dengan pendekatan komunikatif dan mudah dipahami. Anak-anak panti dikenalkan pada teknik mengatasi rasa gugup, mengatur intonasi suara, menjaga kontak mata, serta memaksimalkan bahasa tubuh saat berbicara di depan umum,” jelas Ika di Solo, Jawa Tengah, Sabtu.
Sejak awal kegiatan, dikatakannya, suasana berlangsung hangat dan interaktif. Mahasiswa membuka sesi dengan ice breaking sederhana untuk mencairkan suasana, sehingga peserta merasa nyaman dan lebih siap mengikuti materi.
Tak hanya teori, mahasiswa juga menghadirkan sesi praktik sebagai bagian utama kegiatan. Peserta diberi kesempatan maju satu per satu untuk memperkenalkan diri, berbagi pengalaman singkat, hingga menyampaikan cita-cita mereka.
“Antusiasme terlihat saat para peserta mulai berani tampil di depan teman-temannya. Meski awalnya tampak malu, dukungan dan tepuk tangan dari sesama peserta membuat rasa percaya diri mereka tumbuh secara perlahan,” ungkap pendamping.
Ketua Kelompok KKN-DIK Hammam Rafi Abidin menyampaikan kegiatan ini dirancang untuk menanamkan keyakinan bahwa setiap anak memiliki potensi yang layak dihargai. Menurutnya, keberanian berbicara merupakan fondasi penting dalam meraih masa depan.
“Kami ingin adik-adik memahami bahwa suara mereka berharga. Dengan berani berbicara, mereka sedang melangkah menuju mimpi yang lebih besar,” katanya.
Mahasiswa UMS itu juga menekankan pentingnya konsistensi dalam melatih keberanian tersebut. Mereka mendorong peserta untuk aktif bertanya di kelas, terlibat dalam kegiatan sekolah, serta berani mengambil peran dalam aktivitas organisasi.
Pihak pengelola panti memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa FKIP UMS yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi pengembangan karakter anak-anak asuh. Keterampilan komunikasi, menurut mereka, menjadi bekal penting dalam pendidikan dan kehidupan sosial ke depan.
Melalui kegiatan Sosialisasi Public Speaking “Suaramu Berharga” yang telah sukses terlaksana pada Jumat, (13/2) ini, mahasiswa FKIP UMS tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan sekitar. Dari panti asuhan, langkah kecil untuk berani berbicara hari ini diharapkan menjadi awal lahirnya generasi yang percaya diri dan siap menyongsong masa depan.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
