Pilkada bebas COVID-19 dan berkualitas
Senin, 7 Desember 2020 11:03 WIB
Pilkada serentak 2020 (ANTARA/HO/20)
Semarang (ANTARA) - Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, 9 Desember 2020 tinggal 2 hari lagi. Perhelatan pesta demokrasi di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) ini memang melahirkan pro dan kontra, karena ada kekhawatiran Pilkada kali ini bisa menjadi sumber penyebaran yang memunculkan klaster baru COVID-19.
Regulasi telah ditetapkan dan keputusan sudah diambil, kontra pelaksanaan Pilkada sudah tak guna lagi. Melaksanakan Pilkada di 270 daerah yang terdiri atas; 9 provinsi (22 peserta), 224 kabupaten (570 peserta), dan 37 kota (95 peserta) tinggal hitungan jam lagi.
Saat ini yang terpenting bagaimana melaksanakan pilkada yang aman dan berkualitas. Aman terbebas dari paparan COVID-19 bagi penyelenggara dan pemilih. Juga Pilkada yang berkualitas karena benar-benar dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Sejumlah langkah menuju aman telah dilakukan, beberapa waktu sebelumnya, petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) telah menjalani tes cepat (rapid test) hingga polisi yang akan bertugas dalam pengamanan pemungutan suara Pilkada 2020 pun menjalani tes usap antigen. Upaya lainnya juga pun telah disiapkan untuk menghadirkan rasa nyaman juga aman.
Kuncinya, dalam setiap tahapan dan prosedur harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Tetap mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak.
Hanya dengan mengikuti protokol kesehatan dengan ketat, harapan Pilkada aman, terbebas dari COVID-19 bisa menjadi keniscayaan. Ayo gunakan hak pilih untuk menentukan masa depan bangsa dan negara, dimulai dari kepala daerah.
Regulasi telah ditetapkan dan keputusan sudah diambil, kontra pelaksanaan Pilkada sudah tak guna lagi. Melaksanakan Pilkada di 270 daerah yang terdiri atas; 9 provinsi (22 peserta), 224 kabupaten (570 peserta), dan 37 kota (95 peserta) tinggal hitungan jam lagi.
Saat ini yang terpenting bagaimana melaksanakan pilkada yang aman dan berkualitas. Aman terbebas dari paparan COVID-19 bagi penyelenggara dan pemilih. Juga Pilkada yang berkualitas karena benar-benar dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Sejumlah langkah menuju aman telah dilakukan, beberapa waktu sebelumnya, petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) telah menjalani tes cepat (rapid test) hingga polisi yang akan bertugas dalam pengamanan pemungutan suara Pilkada 2020 pun menjalani tes usap antigen. Upaya lainnya juga pun telah disiapkan untuk menghadirkan rasa nyaman juga aman.
Kuncinya, dalam setiap tahapan dan prosedur harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Tetap mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak.
Hanya dengan mengikuti protokol kesehatan dengan ketat, harapan Pilkada aman, terbebas dari COVID-19 bisa menjadi keniscayaan. Ayo gunakan hak pilih untuk menentukan masa depan bangsa dan negara, dimulai dari kepala daerah.
Pewarta : Nur Istibsaroh
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kilang Cilacap pastikan stok BBM dalam kondisi aman selama Ramadhan dan Lebaran
06 March 2026 7:39 WIB
Bulog Surakarta pastikan harga pangan pokok aman selama Ramadan dan Idul Fitri
24 February 2026 19:58 WIB
Penderita diabetes melitus tetap bisa menjalankan ibadah puasa Ramadhan secara aman
19 February 2026 15:42 WIB
Prof Fihris: Pendidikan islam harus jadi ruang aman bagi dialog, bukan arena eksklusivisme
15 February 2026 17:31 WIB
KKN-Dik UMS gelar program antiperundungan GEBRAK untuk ciptakan lingkungan sekolah aman
09 February 2026 13:42 WIB
Terpopuler - TAJUK
Lihat Juga
Tinjauan manajerial reformasi Kepolisian: lebih dari sekadar soal struktur
02 February 2026 15:44 WIB