Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Magelang pastikan stok-harga sembako aman jelang Lebaran

Sabtu, 7 Maret 2026 11:48 WIB
Image Print
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono berbincang dengan pedagang saat mengecek harga daging ayam di Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Jumat (6/3/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang

Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang memastikan stok dan harga berbagai bahan kebutuhan pokok masyarakat (sembako) di daerah itu dalam kondisi terkendali dan aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Sabtu, menyebutkan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melakukan peninjauan ke sejumlah tempat strategis terkait dengan penyediaan dan penjualan sembako di daerah setempat

Sejumlah tempat yang ditinjau pada Jumat (6/3) itu, antara lain distributor CV Baru Jaya, Terminal Tidar, agen elpiji Pusat Koperasi Konsumen (PKK) Kota Magelang, Trio Plaza, dan Pasar Rejowinangun.

“Langsung kami bergerak ke distributor atau gudang stok bahan pokok. Alhamdulillah stok terjamin melimpah dan harga belum naik, masih di batas normal dan terjangkau,” kata Damar.

Rombongan wali kota juga mengecek kesiapan transportasi di Terminal Tidar dengan hasil, harga tiket bus masih stabil dan armada dinyatakan siap melayani mobilitas masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.

“Di Terminal Tidar harga tiket juga belum ada kenaikan. Bus-bus sudah siap semua dan terminal siap menyambut Lebaran tahun ini,” ujarnya.

Setelah memeriksa ketersediaan gas elpiji di pangkalan distribusi setempat, ia memastikan pasokan elpiji mencukupi untuk kebutuhan masyarakat setempat selama masa Lebaran tahun ini.

“Gas terpantau tercukupi. Kebutuhan masyarakat insyaallah semua tercukupi,” katanya.

Terkait dengan pasokan elpiji selama Ramadhan hingga Lebaran, pihaknya telah melakukan mitigasi berbasis data dan akan ada penambahan sesuai kebutuhan.

Dalam peninjauan di Trio Plaza di kawasan alun-alun setempat, tim mengecek kelayakan produk makanan, termasuk parsel Lebaran. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh produk masih dalam kondisi baik dan jauh dari masa kedaluwarsa.

Setelah mengecek harga dan stok sembako di Pasar Rejowinangun, dia menyebut, sebagian besar harga masih stabil dan tetap terjangkau masyarakat.

“Dari (lantai) bawah sampai atas (Pasar Rejowinangun) kebutuhan bahan pokok belum mengalami kenaikan yang berarti dan saya yakin masih terjangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya memastikan akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan, termasuk mengantisipasi potensi peredaran daging tidak layak konsumsi seperti daging gelonggongan.

Pengawasan dilakukan melalui tim dari Dinas Pertanian dan Pangan serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (DPPKUM) Kota Magelang.

“Kami cek kondisi daging ayam dan sapi, asal-usulnya juga diperiksa. Sejauh ini dinyatakan baik, layak konsumsi, dan aman. Belum ada temuan pelanggaran,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui harga cabai rawit merah masih relatif tinggi di pasaran. Saat ini, komoditas tersebut mencapai sekitar Rp80.000 per kilogram.

Menurut dia, kenaikan harga dipengaruhi faktor produksi di tingkat petani serta kondisi cuaca yang banyak hujan.

Jenis cabai lainnya, seperti cabai hijau dan cabai keriting, cenderung turun di kisaran Rp16.000–Rp17.000 per kilogram.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026