Denpal Surakarta produksi APD "face shield" bantu tim medis RS
Rabu, 29 April 2020 22:05 WIB
Komandan Korem 074/Warastratama Brigjen TNI Rafael Granada Baay (dua dari kanan) menunjukan produk face shield di Denpal IV/4 Surakarta, Rabu. (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)
Solo (ANTARA) - Anggota TNI Detasemen Peralatan (Denpal) IV/4 Kota Surakarta ikut membantu dengan memproduksi alat pelindung diri (APD) berupa "face shield" atau pelindung wajah untuk mendukung para tenaga medis di 11 rumah sakit di Solo Raya, di tengah wabah COVID-19.
Anggota Denpal IV/4 Surakarta di tengah wabah COVID-19 tidak ingin hanya sibuk memperbaiki peralatan tempur saja, tetapi mereka sigap memproduksi APD yang sangat dibutuhkan para tenaga medis di garis depan, kata Komandan Korem 074/Warastratama Brigjen TNI Rafael Granada Baay, di sela peninjauan pembuatan face shield di Denpal IV/4 Surakarta, Rabu.
Menurut Danrem wabah COVID-19 saat ini, membuat prihatin semua pihak. TNI Denpal IV/4 Surakarta kebetulan memiliki personel yang mampu dan kreatif untuk membantu rumah sakit dan instansi pemerintah dengan memproduksi APD berupa face shield.
Danrem mengatakan awalnya para prajurit Denpal tersebut membuat face shield sebanyak 300 buah untuk anggotanya di Koramil seluruh Solo Raya saja. Namun, face shield ternyata banyak dibutuhkan akhirnya diproduksi lebih banyak untuk membantu tim medis di 11 rumah sakit yang menangani COVID-19 di Solo Raya.
"Kami kemudian memproduksi banyak, dan juga untuk memenuhi pesanan dari Bank Jateng atau instansi lain sekitar 1.000 buah untuk perlindungan bagi karyawannya di bagian pelayanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat," kata Danrem.
Selain itu, APD pelindung wajah tersebut dibuat juga untuk memenuhi kebutuhan tim medis penanganan COVID-19 yang saat ini semakin langka dan mahal harganya.
Baca juga: Kapolda Jateng sumbang APD untuk 11 rumah sakit di Solo Raya
"Kami mempunyai kemampuan produksi pelindung wajah ini sekitar 100 hingga 200 buah per hari dengan menggunakan empat mesin jahit dengan biaya produksi per alat sekitar Rp15.000 hingga Rp20.000," katanya.
Menurut dia, pesanan tahap pertama Bank Jateng sebanyak 1.000 buah dari total sebanyak 17.000 buah.
"Untuk membantu kebutuhan 11 rumah sakit di Solo Raya, alat pelindung wajah ini kami berikan secara gratis," katanya.
Baca juga: Relawan Gibran distribusikan 1.000 APD ke 12 rumah sakit di Solo
Anggota Denpal IV/4 Surakarta di tengah wabah COVID-19 tidak ingin hanya sibuk memperbaiki peralatan tempur saja, tetapi mereka sigap memproduksi APD yang sangat dibutuhkan para tenaga medis di garis depan, kata Komandan Korem 074/Warastratama Brigjen TNI Rafael Granada Baay, di sela peninjauan pembuatan face shield di Denpal IV/4 Surakarta, Rabu.
Menurut Danrem wabah COVID-19 saat ini, membuat prihatin semua pihak. TNI Denpal IV/4 Surakarta kebetulan memiliki personel yang mampu dan kreatif untuk membantu rumah sakit dan instansi pemerintah dengan memproduksi APD berupa face shield.
Danrem mengatakan awalnya para prajurit Denpal tersebut membuat face shield sebanyak 300 buah untuk anggotanya di Koramil seluruh Solo Raya saja. Namun, face shield ternyata banyak dibutuhkan akhirnya diproduksi lebih banyak untuk membantu tim medis di 11 rumah sakit yang menangani COVID-19 di Solo Raya.
"Kami kemudian memproduksi banyak, dan juga untuk memenuhi pesanan dari Bank Jateng atau instansi lain sekitar 1.000 buah untuk perlindungan bagi karyawannya di bagian pelayanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat," kata Danrem.
Selain itu, APD pelindung wajah tersebut dibuat juga untuk memenuhi kebutuhan tim medis penanganan COVID-19 yang saat ini semakin langka dan mahal harganya.
Baca juga: Kapolda Jateng sumbang APD untuk 11 rumah sakit di Solo Raya
"Kami mempunyai kemampuan produksi pelindung wajah ini sekitar 100 hingga 200 buah per hari dengan menggunakan empat mesin jahit dengan biaya produksi per alat sekitar Rp15.000 hingga Rp20.000," katanya.
Menurut dia, pesanan tahap pertama Bank Jateng sebanyak 1.000 buah dari total sebanyak 17.000 buah.
"Untuk membantu kebutuhan 11 rumah sakit di Solo Raya, alat pelindung wajah ini kami berikan secara gratis," katanya.
Baca juga: Relawan Gibran distribusikan 1.000 APD ke 12 rumah sakit di Solo
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Wisnu Adhi Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapolresta Surakarta resmikan fasilitas Media Center sebagai kado HPN 2026
11 February 2026 16:37 WIB
PHRI Surakarta dorong peningkatan SDM di bidang perhotelan lewat lomba kompetensi
03 February 2026 17:53 WIB
Wali Kota Surakarta sebut pentingnya adaptasi di tengah perkembangan zaman
31 January 2026 22:02 WIB
Polres Pemalang amankan empat pencuri kelompok Cirebon-Surakarta dan Semarang
27 January 2026 18:58 WIB
BPJS Kesehatan Surakarta jalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Karanganyar
27 January 2026 18:31 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Pemkab Kudus beri jaminan pengobatan gratis bagi peserta PBI JK APBN nonaktif
09 February 2026 14:12 WIB
Pemkot Semarang imbau warga tak panik soal penonaktifan puluhan ribu peserta PBI
06 February 2026 20:58 WIB
UMS kembangkan sistem pengelolaan limbah plastik medis di RS PKU Karanganyar
03 February 2026 16:53 WIB