Relawan Gibran distribusikan 1.000 APD ke 12 rumah sakit di Solo
Selasa, 7 April 2020 16:41 WIB
Putra Sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka saat memberangkatkan tim relawan G4S Rescue yang menyalurkan bantuan alat pelindung diri (PAD) untuk tenaga medis penanganan COVID-19 di Posko relawan Gibran Manahan Solo, Selasa (7/4/2020). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)
Solo (ANTARA) - Relawan Gibran Rakabuming Raka yang tergabung Tim Gibran for Solo (G4S) Rescue melaksanakan kegiatan kemanusiaan menyalurkan bantuan 1.000 alat pelindung diri (APD) untuk petugas medis di 12 rumah sakit di Solo, Selasa.
Tim relawan G4S Rescue sebelum berangkat membagikan bantuan APD untuk tenaga medis di 12 rumah sakit di Solo tersebut, mereka mendapatkan arahan dari putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.
Gibran memberikan apresiasi relawannya yang giat bekerja keras membantu kegiatan kemanusiaan yang bakal dilakukan hingga berakhirnya status kejadian luar biasa COVID-19 di Solo.
"Rekan-rekan semua terima kasih sudah bekerja keras sejauh ini. Kegiatan ini, murni soal kemanusiaan, dan ini akan kami lakukan hingga KLB Solo berakhir," kata Gibran.
Bantuan APD untuk petugas medis yang menjadi garda terdepan penangan COVID-19 antara lain di RSUD Bung Karno sebanyak 200 APD, RS PKU Muhammadiyah Surakarta (50 APD), RS Panti Waluyo (50 APD), RSUD Ngipang Surakarta (200 APD), dan RS Hermina (50 APD).
Tim relawan G4S Rescue kemudian melanjutkan penyaluran ke RS Brayat Minulyo (50 APD), RS Paru Surakarta (50 APD), RSUD Dr. Moewardi Surakarta (200 APD), RS Mojosongo (50 APD), RS Dr. Oen Kandangsapi (50 APD), RS Dr. Oen Solo Baru (50 APD), dan RS Indriati (50 APD).
Menurut dokter Irvan, "Person In Charge" (PIC) kasus COVID-19 di RSU Hermina Solo, pihaknya merasa terbantu dengan penyaluran APD untuk tenaga medis penanganan pasien COVID-19.
"Kami sangat terbantu meski RS Hermina bukan rujukan pasien COVID-19. Namun, Solo status KLB sebagai RS umum yang menangani pasien pasti bakal kebagian pasien Corona," kata Irvan.
Pihak RS dimana tempat dirinya bekerja tentunya siap membantu RS rujukan apabila dibutuhkan. APD ini, sangat dibutuhkan tenaga medis saat menangani pasien dalam pengawasan (PDP) atau orang dalam pengawasan (ODP).
Kuat Hermawan Santoso, salah satu Tim Relawan Gibran mengatakan, Tim Relawan G4S Rescue juga akan memberikan bantuan APD kepada petugas Basarnas dan puskesmas-puskesmas yang membutuhkan selama pencegahan penyebaran wabah COVID-19 di Solo.
Menurut Kuat Hermawan, sejak Solo status KLB COVID-19 selain penyaluran bantuan APD, juga menyalurkan ribuan paket sembako kepada warga, juga paket goodie bag berisi masker, sanitizer, sabun, dan vitamin.
Bahkan, Tim Relawan G4S Rescue juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan sebanyak 14.000 liter ke kampung-kampung untuk memerangi penyebaran virus corona.
Tim relawan G4S Rescue sebelum berangkat membagikan bantuan APD untuk tenaga medis di 12 rumah sakit di Solo tersebut, mereka mendapatkan arahan dari putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.
Gibran memberikan apresiasi relawannya yang giat bekerja keras membantu kegiatan kemanusiaan yang bakal dilakukan hingga berakhirnya status kejadian luar biasa COVID-19 di Solo.
"Rekan-rekan semua terima kasih sudah bekerja keras sejauh ini. Kegiatan ini, murni soal kemanusiaan, dan ini akan kami lakukan hingga KLB Solo berakhir," kata Gibran.
Bantuan APD untuk petugas medis yang menjadi garda terdepan penangan COVID-19 antara lain di RSUD Bung Karno sebanyak 200 APD, RS PKU Muhammadiyah Surakarta (50 APD), RS Panti Waluyo (50 APD), RSUD Ngipang Surakarta (200 APD), dan RS Hermina (50 APD).
Tim relawan G4S Rescue kemudian melanjutkan penyaluran ke RS Brayat Minulyo (50 APD), RS Paru Surakarta (50 APD), RSUD Dr. Moewardi Surakarta (200 APD), RS Mojosongo (50 APD), RS Dr. Oen Kandangsapi (50 APD), RS Dr. Oen Solo Baru (50 APD), dan RS Indriati (50 APD).
Menurut dokter Irvan, "Person In Charge" (PIC) kasus COVID-19 di RSU Hermina Solo, pihaknya merasa terbantu dengan penyaluran APD untuk tenaga medis penanganan pasien COVID-19.
"Kami sangat terbantu meski RS Hermina bukan rujukan pasien COVID-19. Namun, Solo status KLB sebagai RS umum yang menangani pasien pasti bakal kebagian pasien Corona," kata Irvan.
Pihak RS dimana tempat dirinya bekerja tentunya siap membantu RS rujukan apabila dibutuhkan. APD ini, sangat dibutuhkan tenaga medis saat menangani pasien dalam pengawasan (PDP) atau orang dalam pengawasan (ODP).
Kuat Hermawan Santoso, salah satu Tim Relawan Gibran mengatakan, Tim Relawan G4S Rescue juga akan memberikan bantuan APD kepada petugas Basarnas dan puskesmas-puskesmas yang membutuhkan selama pencegahan penyebaran wabah COVID-19 di Solo.
Menurut Kuat Hermawan, sejak Solo status KLB COVID-19 selain penyaluran bantuan APD, juga menyalurkan ribuan paket sembako kepada warga, juga paket goodie bag berisi masker, sanitizer, sabun, dan vitamin.
Bahkan, Tim Relawan G4S Rescue juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan sebanyak 14.000 liter ke kampung-kampung untuk memerangi penyebaran virus corona.
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wapres Gibran kunjungan ke Jateng, hadiri perayaan Natal dan pantau arus mudik
25 December 2025 5:59 WIB
Wapres Gibran sebut penanganan banjir Semarang butuh sinergi pusat dan daerah
02 November 2025 20:02 WIB
Golkar tetap yakin pada kepemimpinan Prabowo--Gibran setelah setahun memerintah
20 October 2025 11:16 WIB
Dosen Unsoed: Satu tahun pemerintahan Prabowo tunjukkan arah positif jaga stabilitas ekonomi
16 October 2025 17:02 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
RSGM Soelastri edukasi soal penanganan pasien lewat seminar Painless Dentistry
21 January 2026 22:19 WIB
Diabetes melitus dominasi penyakit peserta skrining kesehatan di BPJS Semarang
15 January 2026 19:43 WIB