61 pasien positif COVID-19 di Semarang sembuh
Minggu, 26 April 2020 3:38 WIB
Petugas mengambil sampel swab test pasien secara drive thru di RDND Semarang, Rabu. (ANTARA/ I.C.Senjaya)
Semarang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat 61 pasien positif COVID-19 yang dirawat di berbagai rumah sakit di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah itu dinyatakan sembuh.
"Hari ini ada tambahan 11 pasien yang dinyatakan sembuh, sehingga totalnya sudah 61 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam di Semarang, Sabtu.
Menurut dia, 11 pasien yang dinyatakan sembuh tersebut seluruhnya dirawat di RS Dr.Kariadi Semarang.
Baca juga: Dua pasien positif COVID-19 di Batang sembuh
Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Cilacap bertambah
Dengan demikian, kata dia, hingga saat ini masih ada 49 pasien positif corona yang masih menjalani perawatan dan 88 pasien dalam status perbaikan klinis yang masih menunggu hasil tes swab.
Adapun jumlah pasien yang meninggal akubat COVID-19 di Semarang tercatat sebanyak 30 orang.
Terpisah, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan capaian dalam penanganan pasien positif COVID-19 tersebut masih belum menggembirakan.
Oleh karena itu, kata dia, untuk mengupayakan pencegahan penyebaran COVID-19, Pemkot Semarang akan melaksanakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
"Mulai Senin (27/4) akan lebih diketatkan lagi. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," katanya.
Baca juga: Dua pasien positif COVID-19 di Kota Magelang sembuh
"Hari ini ada tambahan 11 pasien yang dinyatakan sembuh, sehingga totalnya sudah 61 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam di Semarang, Sabtu.
Menurut dia, 11 pasien yang dinyatakan sembuh tersebut seluruhnya dirawat di RS Dr.Kariadi Semarang.
Baca juga: Dua pasien positif COVID-19 di Batang sembuh
Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Cilacap bertambah
Dengan demikian, kata dia, hingga saat ini masih ada 49 pasien positif corona yang masih menjalani perawatan dan 88 pasien dalam status perbaikan klinis yang masih menunggu hasil tes swab.
Adapun jumlah pasien yang meninggal akubat COVID-19 di Semarang tercatat sebanyak 30 orang.
Terpisah, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan capaian dalam penanganan pasien positif COVID-19 tersebut masih belum menggembirakan.
Oleh karena itu, kata dia, untuk mengupayakan pencegahan penyebaran COVID-19, Pemkot Semarang akan melaksanakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
"Mulai Senin (27/4) akan lebih diketatkan lagi. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," katanya.
Baca juga: Dua pasien positif COVID-19 di Kota Magelang sembuh
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
RS Kariadi Semarang layani cangkok sumsum tulang belakang, pertama di Indonesia
15 April 2025 10:37 WIB
Hari Pahlawan, Kemenkumham Jateng-RSUP Dr. Kariadi gelar donor darah
11 November 2024 12:18 WIB, 2024
Dekan FK Undip bantah mohon tarik pembekuan izin klinis di RSUP dr Kariadi
16 September 2024 10:41 WIB, 2024
Legislator : Undip dan RS Kariadi akui terjadi perundungan di PPDS
13 September 2024 21:33 WIB, 2024
Legislator: Undip-RS Kariadi harus lahirkan lulusan bukan perundung
13 September 2024 15:40 WIB, 2024
Investigasi perundungan mahasiswi PPDS Undip, Kemenkes-RSUP dr Kariadi ikut bertanggung jawab
08 September 2024 16:31 WIB, 2024
Manajemen RS Kariadi pastikan pemberhentian praktik Dekan FK Undip tak pengaruhi pelayanan
02 September 2024 15:57 WIB, 2024
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
RSGM Soelastri edukasi soal penanganan pasien lewat seminar Painless Dentistry
21 January 2026 22:19 WIB
Diabetes melitus dominasi penyakit peserta skrining kesehatan di BPJS Semarang
15 January 2026 19:43 WIB