Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor Kementerian Kesehatan Nadia Siti Tarmizi saat dihubungi di Jakarta, Senin, meminta warga agar memperhatikan dan mengetahui gejala demam berdarah untuk mencegah penyakit DBD berkembang.
Baca juga: Waspada DBD, 254 jiwa meninggal dunia di tengah pandemi COVID-19
"Perhatikan gejala DBD, jangan terlambat ke RS, bila ada gejala demam tinggi tiga hari tanpa sesak atau batuk, atau suara sesak. Perhatikan adakah bintik-bintik merah atau gusi berdarah, atau mimisan sebagai tanda awal DBD," kata Nadia.
Meskipun saat ini tengah terjadi wabah COVID-19, Nadia mengatakan orang yang memiliki gejala DBD harus segera mengunjungi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan dengan segera. Nadia menjelaskan bahwa penyakit DBD juga merupakan penyakit infeksi seperti COVID-19 sehingga bisa dilakukan pencegahan dengan menjaga imunitas atau sistem kekebalan tubuh.
Baca juga: Jubir pemerintah ingatkan warga waspada DBD selama pandemi COVID-19
Dia juga meminta agar fasilitas kesehatan pun harus siap menerima pasien penyakit DBD meskipun saat ini banyak menangani pasien COVID-19.
Nadia meminta masyarakat agar melakukan pemberantasan sarang nyamuk di rumah dikarenakan dalam keseharian berada di rumah melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Baca juga: Tiga warga Lebak penderita DBD meninggal dunia
Selain itu dia juga meminta agar ruangan sekolah ataupun kantor harus dibersihkan agar tidak menjadi sarang nyamuk karena lama tidak digunakan.
"Untuk kantor dan sekolah, karena gedung ini sudah lama tidak ada aktivitas pastikan untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk di sekolah dan kantor oleh petugas kebersihan dengan menerapkan jaga jarak dan menggunakan masker," jelas dia.
Dia juga menyarankan warga agar memastikan tidak ada air pada bak-bak penampungan baik di sekolah, mushala, masjid. Masyarakat juga bisa memberantas jentik nyamuk dengan menaburkan obat disinfektan.
Baca juga: Kasus DBD di Bantul merebak saat pandemi COVID-19
Kemenkes ingatkan warga tak terlambat ke RS bila alami gejala DBD
Senin, 6 April 2020 16:21 WIB
Direktur Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. (ANTARA/ (Istimewa)
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu dan tidak terlambat datang ke fasilitas kesehatan seperti rumah sakit atau puskesmas jika mengalami gejala demam berdarah dengue (DBD) agar segera mendapatkan penanganan medis.
Pewarta : Aditya Ramadhan
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Jateng prihatin Bupati Pekalongan terkena OTT KPK, ingatkan integritas
03 March 2026 17:23 WIB
Anggota DPR ingatkan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan harus transparan
26 February 2026 13:19 WIB
Wapres tinjau tanah gerak di Jangli Semarang, ingatkan utamakan keselamatan
15 February 2026 1:07 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Kepesertaan JKN 202 penderita penyakit katastropik di Kudus diaktifkan kembali
04 April 2026 5:32 WIB
Pertolongan pertama di perjalanan: peran obat OTC dalam situasi darurat mudik Lebaran
20 March 2026 9:31 WIB