Menko: Pemerintah berusaha memeratakan perekonomian
Jumat, 12 Juli 2019 19:09 WIB
Menko Perekonomian Darmin Nasution (dua dari kanan) didampingi Menteri Koperasi dan UKM A.A.G.N, Puspayoga (tiga dari kanan), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tiga dari kiri), dan Ketua Dekopin Nurdin Halid (kanan) saat memukul kentongan untuk menandai puncak peringatan Hari Koperasi Nasional 2019 di GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (12/7/2019) sore. (ANTARA/Sumarwoto)
Purwokerto (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa pemerintah terus berusaha melakukan pemerataan perekonomian di antaranya melalui pembangunan infrastruktur.
"Pemerintah pada lima tahun pertama pemerintahan Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo, red.) bersama Pak Jusuf Kalla (Wakil Presiden Jusuf Kalla, red) untuk lima tahun pertama dan Pak Ma'ruf Amin untuk periode lima tahun kedua sudah berusaha dan melakukan kerja keras membangun infrastruktur," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat sore, saat memberikan pengarahan dalam acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional 2019 di Gelanggang Olahraga (GOR) Satria, Purwokerto.
Acara tersebut dihadiri Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Ketua Dekopin Nurdin Halid, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, sejumlah anggota DPR RI, kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia, dan tamu undangan lainnya serta pegiat koperasi dari seluruh Indonesia.
"Kita masih perlu meneruskan pembangunan infrastruktur tetapi ada segi lain yang ingin ditekankan pada periode kedua ini, bagaimana memanfaatkan secara optimal infrastruktur yang sudah dibangun supaya jangan terlalu dikatakan orang 'infastruktur melulu, kita kerjanya apa'," kata dia.
Baca juga: KAI Purwokerto berikan diskon 10 persen peringati Hari Koperasi Nasional
Ia mengatakan banyak yang harus dibangun dalam mendukung perekonomian, antara lain pendukung jalan Tol Trans Jawa, seperti jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kabupaten supaya termanfaatkan dengan baik oleh masyarakat di berbagai pelosok Jawa, termasuk pembangunan pelabuhan dan bandar udara.
"Oleh karena itu, kita sangat mengharapkan kreativitas, inisiatif dari kepala daerah bersama-sama dengan pimpinan nasional, membangun bukan hanya jalan barangkali tetapi juga perlu membangun pasar pengumpul, perlu membangun lapangan penumpukan, dan sebagainya sehingga bisa benar-benar terwujud manfaat yang optimal bagi masyarakat dari pembangunan infrastruktur ini," katanya.
Selain pembangunan infrastruktur, Menteri Darmin juga menjelaskan beberapa upaya lain yang dilakukan pemerintah untuk pemerataan perekonomian.
Dalam puncak peringatan Hari Koperasi Nasional 2019 itu, Menko Perekonomian Darmin Nasution berkesempatan menyerahkan penghargaan, berupa Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wirakarya, kepada sejumlah kepala daerah dan tokoh masyarakat, salah satunya Bupati Banyumas.
Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga berkesempatan menyerahkan penghargaan Bakti Koperasi, Koperasi Berprestasi, penyerahan kredit usaha rakyat, dan pinjaman dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir.
Baca juga: Pemkot bina koperasi tidak sehat
"Pemerintah pada lima tahun pertama pemerintahan Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo, red.) bersama Pak Jusuf Kalla (Wakil Presiden Jusuf Kalla, red) untuk lima tahun pertama dan Pak Ma'ruf Amin untuk periode lima tahun kedua sudah berusaha dan melakukan kerja keras membangun infrastruktur," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat sore, saat memberikan pengarahan dalam acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional 2019 di Gelanggang Olahraga (GOR) Satria, Purwokerto.
Acara tersebut dihadiri Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Ketua Dekopin Nurdin Halid, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, sejumlah anggota DPR RI, kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia, dan tamu undangan lainnya serta pegiat koperasi dari seluruh Indonesia.
"Kita masih perlu meneruskan pembangunan infrastruktur tetapi ada segi lain yang ingin ditekankan pada periode kedua ini, bagaimana memanfaatkan secara optimal infrastruktur yang sudah dibangun supaya jangan terlalu dikatakan orang 'infastruktur melulu, kita kerjanya apa'," kata dia.
Baca juga: KAI Purwokerto berikan diskon 10 persen peringati Hari Koperasi Nasional
Ia mengatakan banyak yang harus dibangun dalam mendukung perekonomian, antara lain pendukung jalan Tol Trans Jawa, seperti jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kabupaten supaya termanfaatkan dengan baik oleh masyarakat di berbagai pelosok Jawa, termasuk pembangunan pelabuhan dan bandar udara.
"Oleh karena itu, kita sangat mengharapkan kreativitas, inisiatif dari kepala daerah bersama-sama dengan pimpinan nasional, membangun bukan hanya jalan barangkali tetapi juga perlu membangun pasar pengumpul, perlu membangun lapangan penumpukan, dan sebagainya sehingga bisa benar-benar terwujud manfaat yang optimal bagi masyarakat dari pembangunan infrastruktur ini," katanya.
Selain pembangunan infrastruktur, Menteri Darmin juga menjelaskan beberapa upaya lain yang dilakukan pemerintah untuk pemerataan perekonomian.
Dalam puncak peringatan Hari Koperasi Nasional 2019 itu, Menko Perekonomian Darmin Nasution berkesempatan menyerahkan penghargaan, berupa Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wirakarya, kepada sejumlah kepala daerah dan tokoh masyarakat, salah satunya Bupati Banyumas.
Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga berkesempatan menyerahkan penghargaan Bakti Koperasi, Koperasi Berprestasi, penyerahan kredit usaha rakyat, dan pinjaman dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir.
Baca juga: Pemkot bina koperasi tidak sehat
Pewarta : Sumarwoto
Editor : M Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
12 gedung KDKMP di Kabupaten Kudus ditargetkan selesai dibangun pada akhir Januari
21 January 2026 9:48 WIB
14 desa di Temanggung mengajukan sewa lahan untuk gerai Koperasi Merah Putih
14 January 2026 10:14 WIB
Mahasiswa KKN UNS jadi Duta Penguatan Koperasi Merah Putih dan Jaminan Sosial
06 January 2026 18:49 WIB
Merah Putih Coffee & Eatery inovasi unit usaha koperasi penggerak ekonomi kreatif
25 December 2025 5:08 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
HNSI Jatim ingatkan pengembangan energi pesisir harus cegah de-nelayanisasi
22 January 2026 3:13 WIB